Bus Antikorupsi Milik KPK Siap Jelajah 11 Daerah Sebagai Fasilitas Pengaduan Masyarakat

Bus antikorupsi milik KPK (foto detikcom)

Jakarta, MobilKomersial.com – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) meluncurkan bus “Jelajah Negeri: Bangun Antikorupsi” ke 11 kabupaten/kota di di Pulau Jawa. Hadirnya bus tersebut sebagai pesan untuk menyampaikan antikorupsi kepada pemerintah daerah maupun masyarakat setempat.

“Kan ada beberapa kota, semua kota sebetulnya tim korsupgah (koordinasi supervisi pencegahan) kita sudah turun ke sana semua tetapi saya melihat beberapa kota yang kebetulan ada kepala daerahnya kan kami tindak seperti Tegal, Klaten kemudian Purbalingga,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dikutip Antara saat peluncuran Jelajah Bus Antikorupsi di gedung KPK, Jakarta, Senin (25/9/2018).

Lebih jauh Alexander menuturkan, tur bus tersebut juga menjawab keinginan masyarakat di daerah dan seluruh komponen masyarakat yang ingin lebih mengenal KPK dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukannya.

“Jadi sebetulnya tujuan dari ‘roadshow’ ini ingin menghadirkan KPK di daerah-daerah. Nah selama ini pimpinan ke daerah selalu diprotes, seolah-olah KPK itu keberadaannya hanya di Jakarta,” paparnya.

Di bus berwarna biru-putih tersebut, dilengkapi dengan teknologi dan perangkat sosialisasi yang bisa digunakan masyarakat untuk semakin memahami korupsi dan cara membasminya.

“Seluruh fitur ada, salah satu fitur yang tersedia seperti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) elektronik atau e-LHKPN, e-gratifikasi, DUmas (pengaduan masyarakat), Dikyanmas (pendidikan dan layanan masyarakat), ACLC (Anti-Corruption Learning Center), ACCH (Anti Corruption Clearing House dan mendongeng,” ungkap Alexander.

Meskipun Jelajah Bus Antikorupsi tersebut tak dapat melakukan penindakan, tetapi tetap dapat memfasilitasi masyarakat di daerah yang ingin membuat pengaduan.

Adapun Jelajah Bus Antikorupsi itu dimulai pada 24 September hingga 31 Oktober 2018. Dalam perjalanan kali ini, bus akan singgah di 11 tempat, antara lain Indramayu, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Kabupaten dan Kota Semarang, Klaten, Magelang, Purbalingga, Ciamis dan Bandung.

Tinggalkan Balasan