Pentingnya Mempertimbangkan Wheelbase dan Distribusi Beban Saat Anda Membeli Truk

Pentingnya Mempertimbangkan Wheelbase dan Distribusi Beban Saat Anda Membeli Truk

Jakarta, MobilKomersial.com – Saat kita membeli truk, sejatinya kita sedang membeli kendaraan untuk partner kerja. Sabagai alat kerja, kita membutuhkan truk yang andal, bandel dan bisa dioperasikan untuk jangka panjang.
Saat akan membeli truk, konsumen seharusnya juga mempertimbangkan aspek teknis pada truk yang akan dibeli, seperti aspek distribusi beban yang berkaitan langsung dengan kapasitas berat maksimum kendaraan.
Mengutip situs Truckworld.com.au, disebutkan, saat kita akan membeli truk baik untuk angkutan jarak jauh maupun angkutan jarak dekat, konsumen sebaiknya mempertimbangkan seberapa besar muatan yang bisa diangkut oleh truk yang akan dibeli, dengan tetap mempertimbangkan aspek kesehatan truk dan regulasi yang berlaku tentang muatan.
Konsumen juga akan mempertimbangkan seberapa efisien truk tersebut mampu menunjang bisnis yang dijalankan yang artinya seberapa banyak muatan kargo yang bisa dibawa truk pada setiap trip perjalanan. Itu sebabnya, mempertimbangkan distribusi beban pada truk menjadi penting.  Biasanya setiap pabrikan atau produsen truk mencantumkan keterangan tentang berapa kemampuan maksimum setiap axle pada truk untuk menerima beban muatan, baik pada axle depan maupun belakang.
Di sini kita akan berhubungan langsung dengan istilah gross vehicle mass (GVM) dan gross combination mass (GCM). GVM adalah berat total kendaraan saat truk dioperasikan, yang menghitung pula berat total dari chassis truk, kabin, mesin, transmisi dan sebagainya.
Sementara, GCM adalah seberapa berat muatan yang bisa diangkut oleh truk atau trailer. Perhitungan metrik perlu diperhatikan untuk menghitung distribusi beban karena dengan mengetahui berapa distribusi beban, kita bisa menyebarkan beban muatan ke masing-masing axle.

Aspek Kendaraan

Di sini, kita juga perlu mempertimbangkan aspek wheelbase kendaraan. Wheelbase biasanya dihitung dari titik tengah axle di roda depan ke axle di roda belakang. Panjang wheelbase akan berdampak langsung pada distribusi beban muatan. Semakin panjang wheelbase, distribusi beban muatan kendaraan semakin menyebar.
Pada truk Freightliner Century Class CST 112 misalnya. Truk ini berkonfigurasi 4×2 dengan hanya memiliki dua xle dengan maksimum GVM 16 ton. Pada versi 6×4, dengan didukung tiga axle, truk ini memiliki GVM 24 ton.
Hal demikian berdampak pada GCM truk saat truk menarik trailer. Pada versi 4×2, truk dapat menarik beban dengan total GCM 46 ton. Sementara pada model 6×4 memiliki GCM 57 ton. Penambahan axle dari 4×2 menjadi 6×2 membuat truk ini memiliki 8 ton GVM lebih banyak dan 11 ton GCM lebih besar.
Penulis: Arieffandi

1 thought on “Pentingnya Mempertimbangkan Wheelbase dan Distribusi Beban Saat Anda Membeli Truk

Tinggalkan Balasan