Sebanyak 30 Bus Pariwisata dan Angkot Ditilang Tim Gabungan di Padang

Sebanyak 30 Bus Pariwisata dan Angkot Ditilang Tim Gabungan di Padang

Padang, MobilKomersial.com – Petugas gabungan dari unit Brigade Motor (BM) Sat Lantas Polresta Padang dan Dinas Perhubungan (Dishub) Padang melakukan razia kendaraan angkutan umum dan bus pariwisata di dua lokasi di Kota Padang, Rabu pagi (12/9/2018).

Puluhan petugas gabungan tersebut sedikitnya menilang 30 unit bus angkutan umum dan bus pariwisata dimana tindakan dilakukan di Terminal Angkutan Barang Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki), Kemudian dilanjutkan di kawasan Koto Tangah.

Seperti diberitakan harianhaluan.com, bus angkutan umum dan bus pariwisata yang terjaring razia tersebut kebanyakan KIR kendarannya sudah mati, bahkan ada juga sopir angkutan umum tersebut yang tidak memiliki SIM. Kurangnya kelengkapan kendaraan tersebut, petugas langsung menindak dengan cara menilang.

Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Asril Prasetya mengatakan, razia gabungan ini memang menyasar kepada kendaraan pariwisata dan dilakukan dalam rangka untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata atau mobil penumpang.

“Kami ingin mengantisipasi. Jangan sampai ada kecelakaan, seperti yang terjadi di daerah Jawa Barat beberapa waktu lalu. Makanya kami tertibkan bus angkutan umum dan pariwisata, agar tidak melanggar peraturan dan mengutamakan keselamatan, serta kenyamanan penumpang,” ujarnya.

Ia menyebutkan, beberapa kendaraan bus pariwisata yang melintas pun langsung dihentikan dan diperiksa. Dari hasil pemeriksaan, sejumlah bus dan mobil penumpang ini ada yang tidak memiliki Kartu Pengawasan (KPs), tidak ada buku KIR, sopir tidak memiliki SIM, STNK dan masih banyak pelanggaran lainnya, terlebih dalam hal terkait kelengkapan berkendara.

Bahkan, kata Asril, ada salah satu bus pariwisata yang membawa rombongan diberhentikan dan disuruh memperbaiki remnya yang kurang bagus. Kemudian baru bus pariwisata itu melanjutkan perjalananya.

“Semua bus yang tidak mematuhi standar kelayakan jalan langsung ditilang. Kami tidak peduli bus apapun maupun jenisnya. Razia ini akan dilakukan secara berkala,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan