Babak Final Kompetisi Extra Mile Challenge 2018 di Ageo Usung Isu Smart Logistics

Extra Mile Challenge

Jakarta, MobilKomersial.com –  Smart logistics menjadi topik utama penyelenggaraan kontes untuk pengemudi truk Quester dan Quon yang diselenggarakan UD Trucks di babak grand finalnya yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa sampai Kamis (23-25/10/2018), minggu ini di Jepang. Kompetisi ini memang difokuskan ke topik smart logistics karena tren angkutan truk kargo jalan raya sedang berkembang pesat termasuk Indonesia.

Mengutip situs AutomotiveWorld.com.au, melalui penyelenggaraan ajang ini, UD Trucks ingin mengedukasi pengemudi menjadi lebih smart saat mengemudikan truknya yang menjadi elemen penting bagi terciptanya smart logistics. Pengemudi dengan kemampuan mumpuni tidak bisa dilahirkan tiba-tiba karena butuh pembelajaran lama, termasuk jam terbang mengemudikan truk di jalan raya.

Sementara fakta menunjukkan saat ini dunia transportasi makin kesulitan merekrut sopir-sopir truk yang handal karena usia pengemudi truk handal mereka yang makin bertambah alias memasuki masa pensiun. “Satu tujuan UD Trucks lewat penyelenggaraan kompetisi Extra Mile Challenge ini adalah untuk mengakselerasian proses ini agar menjadi pengemudi yang semakin berpengalaman sesegera mungkin,” sebut UD Trucks dalam pernyataan resminya.

Baca juga : UD Trucks Gelar Babak Grand Final Kompetisi Extra Mile Challenge 2018 di Jepang

Secara global, kompetisi Extra Mile Challenge 2018 diikuti ratusan pengemudi truk dari berbagai negara di mana truk Quester dan Quon buatan UD Trucks dijual dan dipasarkan, seperti di Jepang, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Timur Tengah, Afrika Selatan dan Australia. Kompetisi ini digelar setiap tahun dan tahun 2018 ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga sejak 2016.

Extra Mile Challenge

Menurut Presiden Direktur UD Trucks Valery Muyard, kompetisi mengemudi ini merupakan bagian dari komitmen “Going The Extra Mile” UD Trucks dalam mendukung peningkatan kualitas dan keamanan berkendara bagi para pengemudi. Hal ini ditunjukkan dari serangkaian babak dengan kualifikasi berstandar internasional yang harus dilewati oleh peserta. Di babak final di Indonesia, ada enam peserta yang lolos setelah melalui seleksi di tingkat regional barat dan timur. Keenam peserta tersebut berasal dari PT Duta Lintas Nusa, PT Dunia Express Trasindo, PT Sinar Transindomitra Abadi Logistik, PT Sinar Indah Jaya Perkasa, PT Janti Sarana Material Beton (2 peserta).

Mereka diuji melalui 5 tahap yaitu; (1) Inspeksi awal, (2) Loading, (3) Fuel Consumption dan kemanan berlalu lintas, (4) Kemampuan mengemudi dan parkir, (5) dan Unloading. Tiga dari enam peserta pada kompetisi ini keluar sebagai pemenang, posisi pertama ditempati oleh Eko Yulianto dari PT Duta Lintas Nusa, sementara itu di posisi kedua adalah Slamet Ajudin dari PT. Dunia Express Trasindo, dan Dedi Dwi Budi Retno dari PT. Janti Sarana Material Beton sebagai pemenang di posisi ketiga. Eko Yulianto sebagai pemenang pertama mewakili Indonesia di babak grand final di Jepang.

Penulis: Arieffandi

Tinggalkan Balasan