Hadapi Musim Hujan, Dua Mobil dari Chevrolet Ini Bisa Jadi Pilihan untuk Terjang Banjir

Jakarta, MobilKomersial.com – Berdasarkan ramalan studi laman Accu Weather, beberapa wilayah Asia Tenggara akan mengalami peningkatan curah hujan tahun ini, sehingga risiko banjir dan genangan air pun turut meningkat. Tak hanya itu, kondisi hujan deras dapat mengurangi jarak pandang dan menyebabkan jalan licin hingga banjir atau genangan air.

Untuk menghadapinya, salah satu mobil yang cocok untuk menerjang banjir yaitu Chevrolet The New Trailblazer dan Chevrolet Colorado. Mobil ini menghadirkan kenyamanan dan keamanan ekstra saat menghadapi genangan air hingga kedalaman 800mm, karena didukung rangka mobil yang tinggi, traction control dan sistem stabilitas yang mumpuni.

The New Trailblazer dan Chevrolet Colorado tetap dapat berkinerja secara maksimal pada kondisi kendaraan bergerak dengan kedalaman air sampai dengan 800mm. Namun, untuk mempertahankan performa kendaraan, segera lakukan pemeriksaan setelah melalui genangan air yang dalam.

Untuk mempersiapkan SUV premium dan pick-up truck ikonik Chevrolet ini menghadapi kondisi jalan yang tergenang, para engineer General Motors telah melakukan uji validasi yang melibatkan kondisi intrusi air ekstrim, dengan menggunakan semburan air serta simulasi banjir.

“Setiap orang berharap dapat sampai tujuan dengan selamat, terlepas dari apapun yang terjadi selama perjalanan. Bagi pengguna SUV dan pickup truck, hujan lebat dan jalan yang tergenang dapat menjadi tantangan tersendiri, namun berbagai fitur yang dimilikinya dapat berperan dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara,” tutur Chatchawan Cantaket, General Director of Product Engineering, GM
Southeast Asia.

Universal water test booth milik GM mampu menentukan ketahanan jangka panjang dengan menggunakan 330 titik semburan untuk menyemprotkan 3.123 liter air per menit dari bagian bawah, samping, dan atas. Hal tersebut guna menguji kekuatan segel pintu dan jendela kendaraan untuk memastikan tidak ada kebocoran air ke dalam kabin saat hujan badai parah atau kondisi basah lainnya. Pengujian juga membantu memastikan bahwa air tidak mengganggu sistem ventilasi powertrain dan komponen bagian bawah bodi lainnya.

Engineer GM juga menggunakan penyemprot bertekanan tinggi (7.584 kPa) untuk menguji port pengisian daya, ventilasi powertrain dan sistem ventilasi bahan bakar, serta sistem induksi udara kendaraan di belakang bukaan grille untuk memastikan bahwa konsumen yang berada pada kondisi seperti simulasi diatas tidak akan mengalami kerusakan komponen.

GM menggunakan cekungan sepanjang 15 meter untuk simulasi berkendara secara perlahan saat melalui genangan air, seperti penyeberangan sungai saat perjalanan berkemah, dimana intrusi air berisiko terhadap transmisi dan komponen powertrain seperti saluran gas buang.

“Kami berharap, sebagian besar pengguna Chevrolet tidak mengalami hambatan akibat hujan deras maupun genangan air yang ekstrim. Namun jika terpaksa menghadapi kondisi tersebut, mereka tidak perlu khawatir mengingat Chevrolet dirancang untuk dapat mengatasi kondisi ekstrim tersebut,” kata Chatchawan.

Tinggalkan Balasan