Truk Listrik eActros Gunakan Platform Drive Axle Buatan ZF

eActros

Berlin, MobilKomersial.com – Daimler AG resmi mengujicoba truk listrik eActros dengan melibatkan 20 konsumennya dari beragam latar belakang industri. Fase ujicoba ini berlangsung selama dua tahun dan semua truk dijalankan dengan kondisi sebenarnya, dan dioperasikan untuk mengangkut muatan sebagaimana armada truk konvensional.

Mungkin Anda penasaran seperti apa teknologi truk eActros yang kini sedang diuji coba operasional tersebut? Situs Just-Auto.com pekan ini merilis artikel menarik tentang truk ini. Kunci penting dari sebuah truk atau bus listrik adalah apa teknologi drive axle yang digunakan, serta bagaimana teknologi pengisian baterainya?

Mercedes-Benz eActros disebutkan menggunakan platform drive axle buatan pabrikan ZF Jerman, yakni ZF AVE 130 yang selama ini sudah terbukti memberikan unjuk kinerja memuaskan saat dipasang pada M-B hybrid dan bus listrik dari Daimler. Namun untuk pemasangan pada versi truknya, perlu sedikit ada modifikasi.

Teknologi penggerak truk eActros bersumber dari motor listrik bertenaga 126 kW yang ditempatkan di dekat wheel hub pada bagian axle belakang, masing-masing dengan torsi maksimum 485 Nm.  Downstream dari transmisi yang menghasilkan tenaga 11.000 Nm sudah setara dengan truk bermesin diesel. Beban muatan maksimum yang sanggup digendong oleh axle ini adalah 11,5 ton.

Tenaga listrik di Mercedes-Benz eActros disimpan di baterai lithium ion dengan kapasitas 240 kWh. Untuk mengisi baterai sampai penuh dibutuhkan waktu antara 2 sampai 11 jam. Truk eActros mulai dioperasikan pelanggan Mercedes-Benz pada bulan September 2018. Proses serah terima unit eActros fase pertama ke konsumen akan dituntaskan pada akhir 2018 ini.

Baca juga : Truk Listrik Mercedes-Benz eActros Mulai Dioperasikan di Berlin

Semua konsumen eActros selama fase ujicoba ini mengoperasikan truk eActros mereka untuk rute pendek dan menengah  bersama-sama dengan jajaran armada truk konvensional. Ke-20 konsumen pertama eActros berasal dari beragam sektor industri. Antara lain sektor ritel dan konsumer, sektor bangunan dan material gedung, dengan aplikasi pada bodi truk yang juga beragam, mulai dari truk boks berpendingin, kontainer kering, silos dan lain-lain.

Daimler sudah resmi meluncurkan produksi seri truk listriknya ini tahun 2017 lalu untuk tipe truk ringan Fuso eCanter. Sementara, kendaraan listrik Mercedes-Benz eCitaro akan mulai dikirim ke konsumen akhir tahun 2018 ini dan akan mulai dioperasikan dalam fase ujicoba oleh operator. Mercedes-Benz juga sudah mulai menawarkan kendaraan listrik eVito ke pelanggannya sejak November 2017. Sementara, pengiriman perdana van listrik eSprinter ke pelanggan akan dilakukan mulai tahun 2019.

Penulis: Arieffandi

 

Tinggalkan Balasan