Bersiap, Bandung Lautan Daihatsu (Balad) 2018 Akan di Gelar Akhir Pekan Ini

Balad 2018

Jakarta, MobilKomersial.com – Kegiatan gathering nasional pemilik dan klub Daihatsu bertajuk Bandung Lautan Daihatsu (Balad) 2018 akan diselenggarakan 10 November 2018 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung. Ajang yang digelar Daihatsu Indonesia dan Pikiran Rakyat itu mengusung tema ‘Sabilulungan Peduli Citarum’.

Balad 2018 merupakan ajang silaturahmi untuk para pemilik mobil Daihatsu dari semua tipe baik mobil keluaran lama hingga terbaru. Acara ini juga akan diisi dengan berbagai kegiatan yang diperuntukkan bagi keluarga pemilik Daihatsu.

Ketua Panitia Balad 2018, Noe Firman menyebutkan, selain ajang silaturahmi pemilik dan klub kendaraan Daihatsu, Balad juga ingin memperlihatkan perjalanan Daihatsu di Indonesia.

”Kami akan menampilkan kendaraan-kendaraan Daihatsu dari zaman heubeul sampai zaman now. Kendaraan tersebut akan kami pajang di arena Gedong Wahon yang merupakan museum perjalanan ­Daihatsu di Indonesia,” kata Noe ­Firman seperti dikutip dari laman Pikiran Rakyat, Jumat (2/11).

Selain menggalang kepedulian terhadap kondisi Sungai Citarum, acara itu juga akan dimeriahkan berbagai kegiatan dengan permainan-permainan yang akan melibatkan seluruh keluarga.

”Kami akan menyediakan game menggunakan vending machine yang mengeluarkan minuman untuk peserta. Syaratnya, peserta yang akan ikut lomba di vending machine tersebut tinggal berteriak di depan mesin permainan itu. Seberapa kuat teriakan dia akan dihadiahi dengan jenis minuman yang berbeda,” ungkapnya.

Firman menyebut, panitia juga akan menyiapkan game badminton dengan menggunakan Nintendo. ”Pokoknya akan ramai lah, seluruh keluarga bisa terlibat. Kami ingin semua sahabat Daihatsu bergembira,” imbuhnya.

Temu komunitas

Di Balad 2018, juga akan ada temu komunitas, classic car museum, festival food truck, bazar, youth zone game area, family zone merchandise, berbagai kompetisi, serta pengundian grand prize berupa sepeda motor.

”Kami akan menampilkan kendaraan-kendaraan Daihatsu dari zaman heubeul sampai zaman now. Kendaraan tersebut akan kami pajang di arena Gedong Wahon yang merupakan museum perjalanan ­Daihatsu di Indonesia,” ujar Noe ­Firman

Daihatsu zaman heubeul akan diwakili oleh Daihatsu Midget atau yang lebih dikenal dengan istilah bemo, sedangkan Daihatsu modern akan diwakili oleh Daihatsu Copen.

“Selain kedua jenis itu, akan ada jenis-jenis mobil Daihatsu lainnya yang akan menggambarkan perjalanan Daihatsu di Indonesia sehingga bisa menjadi pengetahuan bagi pengunjung,” tutupnya.

Hits: 227

Tinggalkan Balasan