Kemenhub Akan Tindak Truk Overload di Tol Jakarta-Cikampek, Muatan Diturunkan

Pukul 06.00-09.00 WIB Truk Berat Akan Dilarang Lewat Jalan Tol Cikampek

Jakarta, MobilKomersial.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bekerjasama dengan Kepolisian akan meningkatkan penindakan terhadap truk yang kelebihan muatan di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Penindakan tegas tersebut akan dilakukan tiga kali dalam sebulan.

“Untuk jalan tol ditindak satu bulan tiga kali. Kesepakatan kita, akan kita tingkatkan lagi volumenya bahkan waktunya. Tidak terbatas lagi nanti pagi siang atau malam. Nanti jadwal akan disusun Jasa Marga, nanti akan melibatkan dari kepolisian dan Dinas Perhubungan atau Kementerian Perhubungan,” kata Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Kemenhub, Budi Setiyadi dikutip detik.com Rabu (14/11/2018).

Menurutnya, sebagian besar truk itu melebihi beban yang semestinya, sehingga kecepatan truk tidak maksimal dan berpotensi sebagai penyebab kemacetan. Selain tilang, truk akan dikeluarkan dari ruas jalan tol, dan muatan akan diturunkan.

“Seluruh biaya penurunan atau angkut kembali akan dikenakan kepada pelanggar yang memiliki barang. Imbauan ini agar pelaku usaha menyesuaikan kita harap akan efektif,” imbuh Budi.

Kebijakan tersebut akan diberlakukan mulai Senin (19/11). “Saat ini, kita akan mensosialisasikan terlebih dahulu. Dalam seminggu ini akan ada toleransi untuk para pelaku operator truk dan logistik agar memahami kebijakan kita,” ungkapnya.

Selain itu, truk diwajibkan untuk menggunakan lajur 1 dan 2. Pihak Jasa Marga akan membuat rambu larangan truk melaju di lajur lain. Truk golongan 3 dan 5 akan diarahkan pada lajur 1 dan 2.

“Masuk ke lajur 3 atau 4, akan kita tilang. Jadi, nanti ada perubahan rambu petunjuk dengan rambu larangan. Nanti akan disiapkan oleh Jasa Marga,” terang Budi.

Tinggalkan Balasan