Terkait Kenaikan Suku Bunga Acuan, APTRINDO Tidak Permasalahkan

Kyatmaja Lookman yang merupakan wakil ketua umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia mengatakan tidak mempermasalahkan terkait kenaikan suku bunga tersebut. Menurutnya, Dengan adanya kenaikan suku bunga, tentu akan mempengaruhi modal kerja juga.

Terkait Kenaikan Suku Bunga Acuan, APTRINDO Tidak Permasalahkan

MobilKomersial.com – Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRRR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6%. Dengan begitu, hingga November tahun ini BI telah menaikkan suku bunga sebesar 175 bps.

.

Kyatmaja Lookman yang merupakan wakil ketua umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia mengatakan tidak mempermasalahkan terkait kenaikan suku bunga tersebut. Menurutnya, Dengan adanya kenaikan suku bunga, tentu akan mempengaruhi modal kerja juga.

“Kalau untuk uang jalan itu kan kontan, tapi kembalinya bisa 60 hari sampai 120 hari sesuai turn of payment, jadi tidak optimal likuiditasnya,” ujar Kyatmaja.

Walaupun dengan kenaikan suku bunga ini menggerus profit, Akan tetapi Kyatmaja berpendapat masalah utama pengusaha truk lebih kepada harga truk. Di mana depresiasi nilainya lebih besar dibandingkan penambahan sisi bunga. Kenaikan suku bunga bukan menjadi penghambat investasi bagi pengusaha truk di tahun depan. Saat era suku bunga rendah terjadi, pengusaha truk pun tak lantas melakukan penambahan unit yang banyak. dibandingkan suku bunga, pelemahan nilai tukar rupiah masih menjadi masalah utama. Menguatnya nilai dollar akan mengerek harga truk mengingat komponennya yang masih diimpor.

“Jadi tergantung tahun depan fokus ke sektor apa, kalau tahun 2018 ke 2019 kan sektor tambang dan infrastruktur masih primadona. Jadi itu cukup mengerek,” ujarnya lebih lanjut.

 

Tinggalkan Balasan