Bus dan Truk Dilarang Melintas di Tol Fungsional Malang-Pandaan

Tol Malang-Pandaan (foto Malangpost)

Tol Malang-Pandaan (foto Malangpost)

(Last Updated On: 18 December 2018)

Malang, MobilKomersial.com – Tol fungsional Malang-Pandaan (Mapan) akan resmi diujicoba pada Jumat (21/12/2018) mendatang. Pihak Kepolisian telah mengumumkan skema arus lalu lintas Tol Fungsional Mapan yang harus dipatuhi.

Pemberlakuan arus tol fungsional mulai 21 Desember pada pukul 07.00 sampai pukul 17.00 WIB saja. “Ini karena masih belum ada penerangan jalan,” jelas KBO Satlantas Polres Malang, Iptu Edi Purnama.

Ia mengingatkan, tol fungsional hanya untuk kendaraan pribadi. Itupun hanya berlaku satu arah saja, dari Surabaya ke Malang. Kendaraan besar seperti bus dan truk tidak diperbolehkan melintas.

“Kendaraan yang masuk di tol fungsional dari pintu Purwodadi-Pasuruan sampai Karanglo Singosari. Di Kecamatan Lawang, tidak dibuka pintu masuk tol,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur PT Jasa Marga Pandaan Malang (JPM), Agus Purnomo menjelaskan, pihaknya akan melakukan skema lalu lintas Tol Mapan antara lain membatasi kecepatan kendaraan di tol fungsional Malang-Pandaan (Mapan) maksimal 60 Km per jam. Pengendara diminta ekstra hati-hati lantaran hasil pengerjaan belum merata.

“Kecepatan maksimal saat di tol variatif. Ada yang 60 kilometer per jam, 50 kilometer per jam, ada juga yang 40 kilometer per jam. Rambu darurat batas kecepatan di area jembatan penyeberangan 40 kilometer perjam,” jelas Agus.

Adapun pembatasan kecepatan kendaraan harus disesuaikan dengan kondisi lapangan. Dilansir dari laman Malang Post, pada tiga seksi Tol Mapan, terdapat dua seksi yang sudah siap digunakan. Contohnya di seksi satu yang meliputi Pandaan – Purwodadi.

Di ruas ini, permukaan jalan mulus. Namun ketika melintasi seksi dua, Purwodadi-Lawang sedang dalam tahap pengerjaan akhir. Sedangkan seksi tiga, Lawang-Singosari sudah hampir sama seksi tiga.

Lebih lanjut Agus mengingatkan pengendara agar ekstra hati-hati saat melewati ruas tol fungsional. Pasalnya terdapat pengerjaan jembatan penghubung warga.

Selain memasang rambu, Jasa Marga berkoordinasi dengan pihak kepolisian serta Dinas Perhubungan. Tujuannya untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas.

“Kami juga mengimbau pengendara yang lewat tol untuk tidak ngebut dan tetap mematuhi rambu yang dibuat meskipun hanya rambu darurat,” tukasnya.

Sebagai informasi tambahan, tol Mapan terdiri dari lima seksi. Selain Pandaan-Purwodadi (15.47 Km), Purwodadi-Lawang (8,05 Km) dan dan Lawang-Singosari (7,1 Km), terdapat dua seksi lainnya. Yakni seksi empat, Singosari-Pakis (4,75 Km) dan seksi lima, Pakis- Kota Malang (Cemorokandang- Madyopuro) sepanjang 3,11 Km.

Leave a Reply

Your email address will not be published.