Edukasi Saat Menyalip Kendaraan Lain

Foto : Istimewa

(Last Updated On: 27 December 2018)

Cara Menyalip Kendaraan Lain Yang Baik dan Benar

Jakarta, MobilKomersial.com – Ketika berkendara, keselamatan merupakan faktor terpenting. Maka, etika dan edukasi berkendara wajib dipahami oleh pengguna jalan. Tak hanya pejalan kaki, tapi juga pengguna kendaraan baik itu mobil maupun motor.

Anda diwajibkan memahami bagaimana cara membaca atau memperkirakan situasi jalan yang dapat berubah kapan pun. Salah satunya adalah ketika anda hendak mendahului kendaraan lain yang berada di depan anda.

Meski terlihat sepele, bila dilakukan tanpa tingkat kewaspadaan tinggi, hal ini dapat memicu terjadinya kecelakaan. Oleh sebab itu , sebagai pengguna jalan yang bertanggung jawab, ada baiknya anda memahami etika dalam mendahului kendaraan lain.

Berikut aspek penting yang harus anda ketahui saat hendak mendahului kendaraan lain.

Perhatikan sisi jalan. Sisi jalan yang digunakan untuk mendahului kendaraan di berbagai negara berbeda-beda. Jika Amerika Serikat mewajibkan mendahului kendaraan dari sisi kiri, maka Indonesia harus melalui sisi kanan. Hal terpentingnya ialah bila ingin mendahului kendaraan lain gunakanlah sisi kanan jalan.

Selalu gunakan lampu sein. Lampu tersebut ibarat komunikasi, sinyal itu memberikan informasi kepada pengguna jalan lain, kemana anda akan bermanuver. Lampu sein juga membantu mengurangi potensi terjadinya kecelakaan.

Selain itu anda juga patut untuk mematuhi batas kecepatan yang sudah diterapkan. Jangan terlalu cepat dan jangan terlalu pelan ketika mendahului kendaraan lain. Pastikan kecepatan anda cukup untuk mendahului kendaraan yang berada di depan.

Terakhir upayakan untuk selalu menyediakan ruang atau jarak yang cukup ketika mendahului kendaraan lain. Idealnya, sediakan jarak sekitar 100 meter ketika anda mendahului kendaraan lain. Ini penting, pasalnya jarak yang terlalu dekat sangat berpotensi kecelakaan.

Sangat diperlukan kebijakan, tanggung jawab serta edukasi dalam berkendara. Jangan berkendara secara egois, karena bukan anda seorang yang menggunakannya. Ingat, nyawa lebih penting ketimbang kecepatan anda sampai di tujuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.