Hingga November 2018, Truk Sumbang Penjualan Terbesar Segmen Kendaraan Komersial di Indonesia

Kelengkapan Standar pada Tractor Head Giga FVZ 34P
(Last Updated On: 20 December 2018)

Jakarta, MobilKomersial.com – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan pertumbuhan penjualan untuk segmen kendaraan komersial. Tercatat hingga November tahun 2018 ini, kategori truk menyumbang penjualan terbesar yakni tumbuh 28 persen year on year (yoy) menjadi 104.311 unit. Di sebelas bulan pertama 2017 hanya 81.334 unit.

Sementara kenaikan penjualan pick up dan bus masing-masing dikisaran 12 persen dan 2,4 persen. Total penjualan bus, truk dan pick up mencapai 240.902 unit, naik 18,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu 202.570 unit.

Sekjen Gaikindo Kukuh Kumara, masih memprediksi tahun depan masih akan terus tumbuh. “Tahun depan ada sinyal kuat akan tumbuh, terutama penjualan di segmen kendaraan niaga atau komersial walau belum diimbangi segmen kendaraan penumpang,” ucapnya dikutip Tribunnews, Senin (17/12).

Dengan pertumbuhan sebesar itu, segmen kendaraan komersial berada diatas rata-rata kenaikan penjualan mobil nasional dimana Januari – November 2018 mencapai 1.063.464 unit. Pencapaian tersebut naik sekitar 7 persen dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 994.799 unit.

Bagi Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Ernando Demily, Indonesia diuntungkan sebagai salah satu negara berkembang dengan pertumbuhan ekonomi diatas 5 persen serta kenaikan jumlah middle class merangsang permintaan segmen mobil ini.

“Perkembangan kendaraan niaga di Indonesia sangat menjanjikan, tidak hanya didorong oleh sektor pertambangan dan komoditi, namun juga terbantu oleh pembangunan infrastruktur di Indonesia serta kenaikan logistik akibat tren belanja daring (e-commerce),” urainya dlansir Kontan.co.di, Minggu (16/12).

Untuk kendaraan komersial, Ernando mengatakan Isuzu tetap mengunggulkan potensi mesin dieselnya untuk bersaing di pasar. Sampai November 2018 ini saja Isuzu mencatat pertumbuhan penjualan ritel light truck berada di atas 20 persen yoy.

“Pertumbuhan penjualan di segmen ini terbantu oleh penjualan di sektor pertambangan, logistik, dan transportasi. Penerimaan konsumen terhadap varian baru NMR 81 HD dinilai cukup baik,” tuturnya.

Berdasarkan data Gaikindo penjualan ritel merek Isuzu secara keseluruhan mengalami pertumbuhan sebesar 23,8 persen sepanjang Januari—November 2018. Pada sebelas bulan pertama tahun ini, penjualan ritel merek Isuzu mencapai 22.256 unit, sementara pada periode yang sama tahun lalu hanya 17.976 unit.

Sementara itu, Kiki Fajar, Corporate Communications Head PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) menjelaskan pasar kendaraan komersial masih prospektif.

Berdasarkan data, penjualan ritel truk Tata dari April-September tahun ini sebanyak 180 unit, lebih tinggi 109 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun fiskal 2017-2018. “Pasar logistik masih baik yang membantu penjualan. Merk seperti Wings Group dan DHL sudah mulai banyak beli produk kami,” ucapnya.

Tata Motors memproyeksikan dalam periode tahun fiskal April 2018-Maret 2019, ada kenaikan penjualan 15%. Adapun dari data Gaikindo, penjualan ritel sales Tata Motors Januari – November 2018 mencapai 1.045 unit atau naik 9% dari periode sama tahun lalu sebanyak 958 unit.

Leave a Reply

Your email address will not be published.