Suroboyo Bus Layani Dua Rute, Waktu Tunggu Dijanjikan Hanya 20 Menit

Suroboyo Bus Jadi Tolak Ukur Pemkot Surabaya Wujudkan Integrasi Transportasi

Jakarta, MobilKomersial.com – Pemerintah Kota Surabaya akan resmi mengoperasikan tambahan 10 unit Suroboyo Bus mulai awal tahun 2019 mendatang. Ke-10 bus yang tiba di Surabaya hari Rabu (26/12/2018) lalu dari pabrik karoseri Laksana, Ungaran, Jawa Tengah, tersebut akan memperkuat 10 unit bus Suroboyo Bus yang saat ini ada. Seluruh bus-bus tersebut diproyeksikan melayani 2 koridor di Kota Surabaya. Yakni, dari bagian utara Kota Surabaya (kawasan Tanjung Perak) menuju bagian selatan Kota Surabaya (Terminal Bus Purabaya) pergi-pulang, dan di koridor timur Kota Surabaya ke barat Kota Surabaya, pergi pulang, melintasi jalan-jalan protokol.

Dengan tambahan armada ini, waktu tunggu kedatangan bus di setiap halte akan menjadi lebih pendek, yakni menjadi maksimal sekitar 20 menit per bus.

Untuk memaksimalkan layanan ke penumpang, Pemkot Surabaya sudah menyiapkan delapan halte tambahan, berlokasi di Universitas Negeri Surabaya, Royal Plaza, Terminal Angkot Joyoboyo, Jl Mayjen Sungkono di dekat KPU, Jl Mayjen Sungkono di dekat SPBU, Jl HR Muhammad di sekitar Masjid At Taqwa, di Jl Dharmawangsa-RSUD dr Soetomo, dan di kawasan bundaran ITS, Sukolilo.

Pemerintah Kota Surabaya tetap memberlakukan ketentuan yang selama ini ada, yakni untuk naik bus ini warga hanya cukup membayarnya dengan botol bekas. Pemkot Surabaya juga menyediakan aplikasi Go Bis di smartphone. Melalui aplikasi ini, warga yang akan naik Suroboyo Bus bisa mengetahui koordinat atau lokasi bus berada serta rute yang dilintasi.

Setiap armada Suroboyo Bus mampu mengangkut 67 penumpang duduk, berdiri dan penyandang disabilitas. Setiap bus juga dilengkapi GPS dan kamera pemantau (CCTV), mirror, charger pengisian daya untuk baterai ponsel via kabel USB serta tombol untuk memberi tahu pengemudi saat akan turun. Berbeda dengan armada Suroboyo Bus yang lebih dulu beroperasi, di 10 armada terbaru ini, Pemkot Surabaya telah melakukan penyempurnaan desain agar tampilan eksterior bus terlihat lebih indah, terutama di bagian belakang.

Penulis: Arieffandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.