Terapkan Tiket Terusan, Bus Trans Musi dan LRT Patok Tarf Rp 5 Ribu untuk Pelajar

PT SP2J menerima bantuan bus Trans Musi untuk koneksi angkutan LRT Palembang (foto Sripoku.com)

Palembang, Mobilkomersial.com – Bus Rapid Transit (BRT) Trans Musi bersama Light Rail Transit (LRT) dalam waktu dekat akan menerapkan tiket terusan. Tiket terusan ini dimana penumpang bisa naik LRT dan Trans Musi dengan tiket sekali bayar.

Direktur Operasional PT SP2J, Anthoni Rais mengatakan, pihaknya sedang rapat penentuan kapan mulai diterapkannya tiket terusan untuk BRT Trans Musi dan LRT.

Menurut dia, tiket terusan ini dilakukan untuk mendukung moda transportasi LRT dan trans musi sebagai angkutan feeder mendukung satu sama lainnya.

Dimana untuk pelajar yang akan menaiki bus Trans Musi menuju stasiun LRT terdekat akan dikenakan biaya Rp 5 ribu, setelah menaiki LRT penumpang tak perlu bayar lagi.

Untuk tiket terusan umun akan dikenakan tarif sebesar Rp 7 ribu. Sedangkan untuk mahasiswa tujuan Indralaya akan dikenakan tarif sebesar Rp 12 ribu.

“Nanti penghasilan penjualan tiket akan kami bagi antara bus trans musi dan LRT, ” kata Antoni, Minggu (2/12/2018)

Dengan diterapkannya tiket terusan ini maka penumpang hampir seluruh kawasan di Palembang bisa terlayani.

“Saya misalkan ada penumpang dari Plaju mau ke Indralaya maka terlebih dulu menaiki trans musi menuju stasiun Polresta kemudian dari sana akan diantar menggunakan LRT menuju OPI kemudian dari OPI baru diantar ke Indralaya, ” kata dia.

Antoni mengatakan, untuk mendukung kebijakan tersebut, pihaknya sudah mendapatkan bantuan sebanyak 15 bus trans musi dari Kemenhub dengan kapasitas penumpang 22 orang.

Mobil tersebut akan ditempatkan di rute baru yakni dari Kenten Laut menuju Asrama Haji kemudian disambung dengan menaiki LRT.

“Mobilnya sudah kami terima, kami masih urus surat menyurat untuk mulai beroperasi, ” kata dia.

Menurut dia, saat ini ada 107 unit trans musi yang beroparasi di dalam kota Palembang.

Jumlah armada ini bisa melayani penumpang yang transit menggunakan LRT.

“Tahun depan kita ajukan bantuan lagi ke pusat, mudah mudahan kembali bisa dibantu, ” kata dia.

 

Sumber : sripoku.com

Tinggalkan Balasan