Daimler Trucks Sukses Menjual 500 Ribu Unit Sepanjang 2018

Daimler Batalkan Rencana Rakit Truk di Iran Setelah Donald Trump Jatuhkan Sanksi Atas Teheran

Las Vegas, MobilKomersial.com – Sepanjang 2018, Daimler Trucks sukses pecahkan rekor penjualan secara global. Daimler sukses menjual lebih dari setengah juta truk secara global pada tahun 2018.

Kesuksesan tersebut tidak lepas dari kinerja tim yang sukses menyiapkan tempat, pameran global untuk inovasi sudah tepat, karena truk menjadi lebih canggih.

Dilansir trucknews.com pada Senin (7/1), Martin Daum, CEO Daimler Trucks and Buses, saat memberikan pidato utama pada acara Daimler di Consumer Electronics Show (CES) mengatakan 2018 adalah tahun terbaik yang pernah ada untuk Daimler terutama di pasar Amerika Serikat yang sangat kuat.

“Truk semuanya tentang teknologi. Truk jalan raya saat ini memiliki sekitar 400 sensor di dalam kabin dan sekitar 100 juta baris kode perangkat lunak. Sangat membingungkan jika kita memikirkannya. Setiap truk yang kami jual hari ini di jalan raya selalu online untuk menjadikan truk dan penggunaan truk lebih baik dan lebih efisien,” pungkasnya.

Berdasarkan data awal, Daimler Trucks berhasil menjual lebih dari 500.000 unit. Sementara pada 2017 penjualan Daimler Trucks sebesar 470.700 kendaraan. Hasil penjualan Daimler Trucks 2018 sendiri akan diumumkan secara resmi pada Februari 2019 setelah semua data masuk secara komplit.

Roger Nielsen, CEO Daimler Trucks North America (DTNA), menunjukkan bahwa AS memiliki volume penjualan truk tertinggi sejak 2006.

“Kami di DTNA mampu mempertahankan posisi kepemimpinan pasar kami dengan hasil penjualan terbaik kami dalam sejarah,” ucap Nielsen.

DTNA meningkatkan penjualan ritel Kelas 6-8 di AS dan Kanada sebesar 18 persen dari tahun 2017, dan penjualan Kelas 8 naik 26 persen.

Menurutnya, lebih dari setengah penjualan itu adalah Cascadias baru. Ia menyebut, perusahaan telah menjual atau memesan pesanan untuk 145.000 unit truk yang diperkenalkan pada 2017. Western Star yang dimiliki Daimler juga diuntungkan, dengan pertumbuhan 18 persen dibandingkan 2017.

“Kami yakin 2019 akan menjadi tahun yang hebat bagi industri angkutan Amerika Utara,” katanya.

Ia berharap, selama awal tahun 2019, perusahaannya mampu melanjutkan penjualan dari pasar truk yang kuat. “Kami berharap untuk melihat beberapa moderasi dan normalisasi pada paruh kedua tahun ini,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.