Sopir Angkot di Bekasi Berpeluang Jadi Pengemudi Bus Trans Patriot, Ini Syaratnya

Bus trans Patriot

Bus Trans Patriot yang diresmikan Pemkot Bekasi (foto : istimewa)

Bekasi, MobilKomersial.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan membuka kesempatan menjadi pengemudi Bus Trans Patriot. Lowongan pekerjaan itu diutamakan bagi para sopir angkutan kota angkot dengan tujuan agar menghindari gesekan antara Trans Patriot dengan sopir angkot.

“Satu angkot biasanya dikendarai oleh dua sopir secara bergantian. Bila kita rekrut tiga angkot, berarti ada enam sopir yang akan kita ajak bergabung ke TransPatriot,” kata Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi Dedet Kusmayadi di dikutip reviewbekasi.com, Senin (7/1/2019).

Mengenai pendapatan, Pemerintah Kota Bekasi akan memberikan pengemudi sesuai upah minimum Kota Bekasi yaitu Rp 4,2 juta. Namun pihaknya masih mengkaji 3 aspek diantaranya, aspek yuridis atau aturan, aspek sosiologis, dan aspek ekonomi terkait gaji pengemudi nantinya.

Sementara itu, menurut juru bicara Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) Iqbal Daut menjelaskan akan membuka lowongan untuk 40 calon sopir karena mengingat Kota Bekasi mendapatkan bantuan 20 bus.

“Karena kita mendapat bantuan 20 bus, maka kami akan buka lowongan untuk 40 calon sopir armada bus TransPatriot,” kata Iqbal.

Adapun untuk menjadi pengemudi bus Trans Patriot diperlukan beberapa persyaratan diantaranya :

  • Memiliki surat izin mengemudi (SIM)
  • Usia minimal 30-60 tahun
  • Mengerti tentang teknologi informasi seperti kamera pengawas (CCTV), pintu otomatis yang dikendalikan sopir, pendingin ruangan, dan bahkan nantinya sistem pembayaran angkutan ini menggunakan uang non tunai.
  • Tidak pernah terjerat kasus hukum seperti terlibat kecelakaan saat mengendarai angkot dengan menyertakan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dikeluarkan oleh Polrestro Bekasi Kota.
  • sopir juga harus memahami teknologi informasi, karena armada TransPatriot telah dibekali sejumlah teknologi modern. Di antaranya, kamera pengawas (CCTV), pintu otomatis yang dikendalikan sopir, pendingin ruangan, dan bahkan nantinya sistem pembayaran angkutan ini menggunakan uang non tunai.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.