Faktor safety pada sarana transportasi massal merupakan salah satu hal yang paling utama untuk diterapkan yang salah satunya adalah faktor kekuatan kursi penumpang. Serta kekuatan kursi tersebut terpasang pada struktur bus.

Dengan melihat beberapa kasus kecelakaan angkutan massal bus seperti yang terjadi pada kecelakaan bus di Cikidang, Sukabumi dan Cisarua, Puncak, Bogor. Pada insiden itu,  kursi – kursi penumpang hampir semua terlepas saat terjadi kecelakaan sehingga mengakibatkan banyaknya korban luka maupun meninggal. 

Pihaknya akan terus berinovasi dan berkolaborasi bersama para pemangku kepentingan industri transportasi darat untuk terus mengembangkan produk bus yang memprioritaskan keamanan para penumpang. 

Simak juga : Wuih, Laksana Eksport Bus lagi nih. Kemana Ya?

Laksana, selaku produsen sarana transportasi massal selalu mengutamakan safety yang tinggi demi menciptakan produk bus dengan kualitas yang aman dan terpercaya. 

"Oleh karena itu kami terus meningkatkan standar keamanan produk kami dengan menerapkan standar safety tingkat dunia pada setiap bus yang kami produksi," tutur Arman.

Share :

Damri Tambah Layanan JRC dari Bekasi

Mulai hari Selasa (11/08/2020) lalu, Damri resmi melayani rute JRC Kemang Pratama Bekasi - Stasiun Gambir Jakarta pp (via Komdak, Jenderal Sudirman dan Thamrin City), sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat jaringan transportasi darat sek

Read More
Sepi Peminat, BPTJ Akan Hentikan Bus Gratis dari Stasiun Bogor

Penyediaan bus gratis bagi pengguna kereta rel litrik (KRL) di Stasiun Bogor rencananya akan dihentikan karena peminatnya cenderung menurun.

Read More
Daimler Bersama Karoseri Adi Putro Ajak Bismania Ikut Kompetisi Desain Bus Impian

Kompetisi desain bus dari DCVI dan Adi Putro ini bertajuk #MBCVChallenge dan #KreasiBusImpian

Read More