Tangerang, MobilKomersial.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) melaporkan penjualannya selama gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019.

MMKSI mencatat, hingga hari kedelapan pameran, penjualan mobil Mitsubishi sudah melebih angka 2.500 unit.

"Sampai kemarin (25/7/2019) kami sudah menjual 2.526 unit. Rinciannya untuk Xpander 1.442 unit, Pajero Sport 960 unit, Outlander Sport 9 unit, Triton 54 unit dan Eclipse cross 61 unit," beber Director of Sales Marketing Division PT MMKSI Irwan Kuncoro, di GIIAS 2019, ICE, BSD, Tangerang, Jum'at (26/7/2019).

Pada waktu yang sama, Executive General Manager of Sales & Marketing PT MMKSI Imam Choeru Yahya menjelaskan, untuk rincian Xpander, varian Xpander Ultimate AT berkontribusi 50 persen.

"Kemudian Sport AT 15 persen, dan sisanya merata," ungkap Imam.

Dijelaskam Imam, untuk wilayah konsumen masih didominasi dari sekitar wilayah Jabotabek.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada ajang GIIAS 2019, PT MMKSI menargetkan sebanyak 4.000 unit kendaraan yang bisa terjual. Jumlah itu diharapkan melampaui target awal penjualan pada pameran tahun lalu, yakni sekitar 4.500 unit.

Dan memasuki tiga hari terakhir, MMKSI percaya diri mampu mencapai target yang ditetapkan.

"Ini sisa tiga hari, dan kami optimis bisa mencapai target, bahkan lebih. Karena sampai saat ini saja, sudah melebihi target yang kami harapkan. Dan biasanya di tiga hari akhir (ajang GIIAS) bisa melonjak lagi penjualannya," pungkas Irwan. 

Share :

 Mudahkan Pelanggan Asuransi Kendaraan, Autocillin Kampanyekan '1 Jari Beres'

Autocillin hadir sebagai solusi untuk mitigasi risiko hingga peluang peningkatan literasi dan inklusi asuransi di kalangan millenial

Read More
Dorong Industri 4.0, Shell Lubricants Kembangkan Inovasi Bidang Energi

Shell Lubricants memahami akan pentingnya riset dan inovasi teknologi untuk menghadapi dunia yang terus berkembang dan tantangan energi di masa depan.

Read More
Usai Teken Perpres Mobil Listrik, Apa Saja Insentif yang Diberikan Pemerintah?

Perpres tersebut antara lain berisi kelonggaran impor mobil listrik, dengan catatan wajib memproduksinya secara lokal dalam jangka waktu tertentu.

Read More