Jakarta, MobilKomersial.com - Imbas dari kebijakan perluasan ganjil genap yang diterapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, sejak Jumat (9/10) terjadi peningkatan pelanggan Transjakarta. 

Menanggapi hal itu, Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi, Nadia Diposanjoyo mengatakan bus Transjakarta telah mengoperasikan 21 unit tambahan dari 59 unit tambahan yang di rencanakan.

Armada tambahan tersebut adalah jenis Articulated Bus (bus gandeng) yang  disediakan untuk melayani rute BRT dan Non BRT. 

"Tambahan bus saat ini adalah jenis bus gandeng yang beroperasi di koridor 1 (Blok M-Kota), Koridor 3 (Kalideres-Pasar Baru), koridor 10 (PGC-Tanjung Priok) dan 7C (Cibubur-UKI)," katanya, dikutip Republika.co.id, Senin (14/10).

Baca juga : Efek Perluasan Ganjil Genap, Jumlah Penumpang Transjakarta Pecahkan Rekor

Selanjutnya, penambahan tersebut diharapkan dapat menambah kapasitas daya angkut pelanggan Transjakarta pada setiap ruas rute baik itu koridor dan non koridor. 

Selain itu Nadia mengatakan, tambahan 38 unit sisanya akan segera mengaspal di jalan raya guna memastikan kenyamanan pelanggan pada saat peak dan rush hour dalam waktu dekat.

"Kami ingin pelanggan kami nyaman terlayani dalam bus. Upaya penambahan armada ini diharapkan dapat memberikan jalan keluar pada saat rush dan peak hour," ujarnya.

 

 

Sumber : Republika

Share :

Bigbird Tambah 2 Unit Bus Premium dengan Fasiiltas Pribadi

Kedatangan dua unit terbaru ini menjadikan Bigbird secara total telah mengoperasikan sebanyak sepuluh unit di layanan Bigbird Premium.

Read More
Genap Berusia 70 Tahun, Hiba Grup Buka Cabang di Bali

Hiba Grup di usianya yang ke 70 tahun, belum lama ini membuka cabang baru di Bali.

Read More
DCVI Jual 2.695 Unit Bus dan Truk di 2019, Sasis Bus OH 1626 Terlaris

Sebagai agen tunggal penjualan resmi kendaraan komersial Mercedes-Benz di Indonesia, melaporkan bahwa di tahun 2019, penjualan truk dan truknya mengalami penyusutan.

Read More