Surabaya, MobilKomersial.com - Menyusul keberhasilan Program Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik yang sudah diterapkan DKI Jakarta sejak 2019, Surabaya kemudian juga menerapkan tilang elektronik, guna menekan angka pelanggaran lalu lintas. 

Terhitung satu bulan sejak pemberlakuan tilang elektronik di Surabaya, Polisi mencatat sebanyak 6.035 pelanggaran terjadi.

Bisa diartikan, dalam sebulan pertama penerapan tilang elektronik ini, ada ribuan pengguna jalan yang tertangkap kamera melanggar lalu lintas.

Baca Juga : Jember Bakal Terapkan Tilang Elektronik, Sejumlah Rambu Dipasang

“Total ada 6.035 pelanggaran dari program E-TLE yang sudah jalan sebulan. Namun dari jumlah pelanggaran itu, yang dilakukan penindakan yakni sebanyak 2.578 pelanggar,” kata Dirlantas Polda Jatim Kombes Budi Indra Dermawan, lewat keterangan tertulisnya.

Dari total pelanggaran, yang belum dilakukan penindakan pelanggaran dengan tilang tercatat sebanyak 3.457 pelanggar. Budi menyebut ada beberapa hal yang menjadi faktornya.

Dari data ini, Budi menyebut, pelanggar terbanyak yakni menerobos lampu merah atau traffic light. Jumlahnya mencapai 3.285 pelanggar dan yang dilakukan penindakan tilang sebanyak 1.482 pelanggar.

Share :

Pertamina Terapkan Aturan Pembatasan Konsumsi Biosolar di Aceh

Konsumsi BBM subsidi jenis Biosolar setiap tahun menunjukkan peningkatan

Read More
Keringanan Kredit Kendaraan Mulai Berlaku Hari Ini, Benarkah Menguntungkan?

Keringanan kredit adalah salah satu dari beberapa program yang diandalkan pemerintah, saat kondisi masyarakat bawah tertekan akibat pandemi corona.

Read More
Daihatsu Pangkas Jam Kerja di Pabrik Antisipasi Covid-19

Karyawan pabrik bisa tetap tinggal di rumah secara bergantian. Walaupun mereka hanya bekerja 2 hari sekali, upah karyawan tetap dibayar penuh.

Read More