Jakarta MobilKomersial.com - Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona yang meluas, pihak Transjakarta melipatgandakan frekuensi cuci bus. Dari semula dilakukan pada saat pulang untuk mempersiapkan keberangkatan, dilipatgandakan menjadi dua kali, yaitu pada saat split siang hari, atau ketika bus diistirahatkan dan malam hari ketika bus sudah selesai melakukan pelayanan.

Pencucian bus di fokuskan kepada pembersihan interior dengan dengan sangat teliti di setiap ruang bus mulai dari kursi pelanggan, pintu bus hingga handgrip (Pegangan bus) dengan menggunakan cairan Desinfektan. Hal ini dilakukan agar bus tetap dalam kondisi steril saat beroperasi dan melakukan pelayanan.

Tidak hanya bus milik Transjakarta, bus bus operator pun sudah melakukan standar pengoperasian pencucian bus sesuai dengan yang dilakukan oleh bus bus swakelola. Pelaksanaan pencucian bus milik operator dilakukan di lokasi depo operator menggunakan cairan disinfektan yang sudah distandarkan oleh Transjakarta.

Baca Juga : Cegah Penyebaran Corona, Transjakarta Tambah Hand Sanitizer di Setiap Armada

Guna memastikan pelanggan tetap nyaman, Transjakarta kembali menambah pengadaan hand sanitizer menjadi total 88 halte dari sebelumnya hanya 80 halte. 

Dari halte-halte tersebut ada sebanyak 7 (tujuh) halte yang dijadikan pusat penempatan refill atau isi ulang hand sanitizer yakni Halte Kampung Melayu, Halte Harmoni, Halte Pulogadung 2, Halte Tendean, Halte Pasar Kebayoran Lama, Halte Cawang UKI dan Kuningan Timur. Kemudian jika persediaan mencukupi.

Transjakarta juga menargetkan, sebanyak 200 halte akan segera dilengkapi hand sanitizer pada pekan depan. 

Selain di halte, hand sanitizer saat ini juga telah terpasang di bus-bus Low Entry, bus pariwisata hingga Transjakarta Care (Transcare). 

Selanjutnya, pihak Transjakarta akan terus menambah titik-titik penempatan hand sanitizer di bus-bus Transjakarta lainnya seperti Minitrans, Royaltrans dan bus-bus di rute Non Bus Rapid Transit (BRT) lainnya.

Lebih lanjut, hand sanitizer juga akan disediakan di titik-titik pemberangkatan ujung seperti Cibubur, BSD dan Bekasi. 

Baca Juga : Transjakarta Mulai Berbenah dan Sediakan 'Hand Sanitizer' di 80 Halte

Untuk titik ini, nantinya hand sanitizer akan dipegang oleh petugas yang bertugas. Sementara itu, untuk thermal gun, nantinya akan disediakan di setiap pool (depo) dan akan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh di halte-halte ujung.

Dengan ini pihak Transjakarta berharap, pelanggan tidak perlu khawatir untuk menggunakan layanan Transjakarta sebagai moda transportasi pilihan. 

Pihaknya juga terus menghimbau pelanggan untuk selalu berhati-hati, waspada dan selalu menjaga kesehatan diri untuk meminimalisir kemungkinan tertular virus COVID-19 atau Corona.

Share :

Volvo Mulai Uji Coba Bus Listrik di Kondisi Iklim Panas, Dubai

Uji coba ini juga mengikuti tes global terbaru Volvo Bus atas solusi elektromobilitas Volvo di iklim panas dengan suhu yang sering melebihi sekitar 40°C.

Read More
Mercedes-Benz Hadirkan Sasis Bus Full-Electric eO500U untuk Pasar Amerika Latin

sasis bus listrik bertenaga baterai ini dirancang khusus untuk kebutuhan transportasi umum lokal yang ramah lingkungan dan bebas emisi dan berkontribusi pada pengendalian polusi udara dan dengan demikian meningkatkan kualitas hidup di kota

Read More
Setelah Truk, Kini Bus MAN Lion’s Coach Terpilih Sebagai

bus ini memiliki versi yang lebih panjang dan dapat menawarkan ruang untuk 61 penumpang dengan emisi CO2 terendah

Read More
honda

Terkini

Terpopuler