Jakarta, MobilKomersial.com - Selama pandemi covid-19 melanda Indonesia, berbagai upaya dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona, salah satunya adalah penyekatan. Saat musim mudik lebaran, masyarakat dilarang untuk mudik, dan saat arus balik, masyarakat juga dilarang untuk kembali ke Jakarta, kecuali memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). 

Hingga saat ini, ribuan kendaraan yang berusaha masuk Jakarta dipaksa putar balik kembali ke daerah asal, karena tidak dapat menunjukkan SIKM. Perlu diketahui, SIKM merupakan syarat yang harus dipenuhi apabila masyarakat yang ingin keluar atau masuk wilayah DKI Jakarta tidak memiliki KTP Jabodetabek. 

Pembuatan SIKM ini merupakan pelayanan administrasi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada warga yang karena tugas dan pekerjaannya (di bidang yg dizinkan untuk beroperasi selama masa Pandemi COVID-19), dan harus melakukan perjalanan dinas keluar dan/atau masuk wilayah Provinsi DKI Jakarta atau Jabodetabek selama masa pandemi COVID-19. 

Pelayanan perizinan ini juga diberikan untuk warga yang perlu bepergian masuk/keluar DKI Jakarta karena kondisi emergency, antara lain seperti sakit atau keluarga meninggal. Perjalanan orang berpergian berdomisili Jabodetabek di dalam wilayah Jabodetabek tidak memerlukan perizinan ini

Harus dipahami bahwa SIKM hanya diperuntukan bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan atau bepergian yang masuk dalam 2 kelompok kategori, yaitu: perjalanan berulang (aktivitas rutin selama masa PSBB) dan perjalanan sekali (situasional karena keadaan tertentu).

Untuk pengurusan SIKM bisa diurus secara online di laman corona.jakarta.go.id/id/izin-keluar-masuk-jakarta. Setelah masuk, isi persyaratan yang harus dilampirkan seperti identitas pemohon, data penjamin, data keterangan, dan persyaratan izin.

Syarat yang harus disiapkan untuk mendapatkan SIKM yaitu surat keterangan kelurahan atau desa asal, surat pernyataan sehat, surat keterangan bekerja di DKI Jakarta dari tempat kerja (untuk perjalanan berulang), surat tugas/undangan dari instansi/perusahaan, surat jaminan dari keluarga atau tempat kerja yang berada di DKI Jakarta yang diketahui oleh RT setempat (untuk perjalanan sekali), rujukan rumah sakit (untuk perjalanan sekali), pas foto berwarna, scan KTP, surat kesediaan karantina mandiri.

Untuk masyarakat yang ingin mengurus hal serupa dan domisili di DKI Jakarta, data yang harus disiapkan adalah pengantar RT dan RW yang menjelaskan perjalanan dinas, surat pernyataan sehat, surat keterangan bekerja di DKI Jakarta dari tempat kerja (untuk perjalanan berulang), surat keterangan perjalanan dinas (untuk sekali jalan), pas foto berwarna, dan scan KTP.

Bagi masyarakat yang memiliki pertanyaan atau membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai cara mengurus SIKM dan syarat-syaratnya, bisa menghubungi call center PTSP di 1500164.

 

(Denny)

Share :

Ganjil Genap Jakarta Belum Diberlakukan, Ini Alasannya

Peraturan ganjil genap untuk kendaraan pribadi masih belum diberlakukan

Read More
IMX 2020 Bakal Digelar Secara Hybrid, Modifikator Bisa Bawa Pulang 1 Unit Mobil Suzuki

National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) sebagai penyelenggara Indonesia Modification Expo (IMX) 2020 akan melakukan penyesuaian dengan kebiasaan-kebiasaan sesuai protokol kesehatan.

Read More
Simpang Susun Sentul Selatan Rampung, Durasi Perjalanan Jakarta-Bogor Bakal Lebih Singkat

PT Jasa Marga (Persero) Tbk menargetkan pekerjaan konstruksi Simpang Susun Sentul Selatan dapat selesai 100% pada Minggu kedua Juli 2020

Read More
honda

Terkini

Terpopuler