Bandung, MobilKomersial.com - Ikatan Motor Indonesia (IMI) berinisiatif untuk membuat standarisasi pelaksanaan tata cara berkendara sepeda motor berkelompok ketika melakukan touring.

"Tujuan pembuatan standarisasi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan khususnya komunitas atau klub sepeda motor, dan pengguna jalan raya umumnya," ucap Sadikin Aksa, Ketua Umum IMI, lewat pernyataan tertulisnya, Kamis (24/9/2020).

Dalam pembuatan standarisasi yang dilakukan pada 19 – 21 September 2020 lalu, IMI menugaskan satu tim khusus yaitu Tim Mobilitas untuk menghasilkan standarisasi dalam bentuk buku dan video panduan termasuk aturan dalam pelaksanaan protokol kesehatan new normal. 

Nantinya, video tersebut akan menjadi panduan standarisasi yang pertama diterbitkan di Indonesia dan juga menjadi yang pertama diterbitkan di dunia setelah 13 tahun setelah panduan terakhir dibuat oleh biker Amerika Serikat pada 2007.

Baca juga : Ditlantas Polda Metro Jaya Ajukan Penambahan 60 Kamera ETLE untuk Pengembangan Tahap 3

Adapun panduan instruksi berkendara itu seperti penggunaan safety gear, formasi konvoi seperti dalam keadaan jalan macet, penggunaan hand-signal, aturan dalam melewati jalan tikungan, pengereman, manajemen perjalanan, dan lain-lain.

Di lain sisi, Ketua MPR RI yang juga Pembina IMI, Bambang Soesatyo mendukung penuh atas terbentuknya standarisasi tata cara mengemudi berkendara sepeda motor berkelompok. 

Menurutnya, pengguna roda dua saat ini paling banyak ada di jalanan Indonesia yaitu sekitar 87,3%, karenanya diperlukan membuat standarisasi supaya saat berkendara berkelompok jadi tahu tekniknya.

"Mungkin kita paham dalam mengendarai sepeda motor, tapi dalam berkelompok kita harus tahu kapan tarik gas, kapan menjaga jarak, karena ini sebuah tim, maka harus seirama. Jadi memang banyak hal yang harus dipahami dalam berkendara berkelompok," tegas pria yang akrab disapa Bamsoet.

Simak juga : Mulai 27 September, Buka Tutup Lajur Diberlakukan di Gerbang Tol Gunung Putri

Sementara itu, Sekretaris Jenderal IMI, Jeffrey JP., menyebutkan bahwa dalam melakukan touring juga diharapkan dapat melakukan edukasi melalui safety riding, mengeksplorasi pariwisata Indonesia, menjaga lingkungan hidup dan melakukan social responsibility.

Hal senada diungkapkan Joel D. Mastana, Sekretaris IMI Mobilitas. Menurutnya, dalam pelaksanaan touring dan pembuatan panduan standarisasi touring ini, pihaknya juga menyematkan empat pilar yaitu wisata, sosial, road safety dan aksi lingkungan hidup, termasuk safety gear, formasi touring, dan lain-lain.

"Saya berharap kegiatan ini juga membuka mata kita terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup dan kepedulian sosial di dalam masyarakat kita. Agar apa yang kita lakukan selain menyenangkan hati kita juga menyenangkan orang lain," tukas Joel.

Share :

Selesaikan GP Portugal, Honda Raih Podium ke-11 Beruntun di F1 2020

Honda berhasil meraih podium ke-11 berturut-turut di musim balap F1 2020 setelah menyelesaikan seri Grand Prix Portugal pada 25 Oktober 2020.

Read More
Mitsubishi Hadirkan Layanan Jual Beli Mobil Bekas Diamond Smart Auto

Layanan Diamond Smart Auto menyediakan berbagai pilihan mobil bekas berkualitas dengan berbagai macam model, tahun produksi serta jenis transmisi.

Read More
Tingkatkan Mutu Produk, Daihatsu Gelar Konvensi Inovasi Bagi Karyawannya

Program ini dibuat sebagai ajang kompetisi antar karyawan dan divisi dalam menunjukkan hasil inovasi pada setiap proses di area kerja masing-masing.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler