Jakarta, MobilKomersial.com - Olahraga sepeda kini tengah menjadi tren cara olahraga baru ditengah pandemi. Maraknya insiden yang terjadi dan melibatkan pesepeda, juga turut membuat Kementerian Perhubungan untuk membuat regulasi, terkait penggunaan sepeda.

Namun, tren baru bersepeda kini bukan hanya berkaitan dengan olahraga, melainkan aktivitas harian lain yang juga turut menggunakan sepeda sebagai moda transportasi baru. Hal tersebut dikarenakan, banyaknya anggapan masyarakat yang menyebut, bersepeda adalah hal yang menyehatkan, mudah dan murah, serta ramah lingkungan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, bahwa kini minat masyarakat untuk menggunakan sepeda, tidak hanya untuk berolahraga di akhir pekan, tetapi juga untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari sepeti untuk bekerja, sekolah, belanja, dan kegiatan lainnya. 

“Untuk itu penyediaan fasilitas antar moda yang terintegrasi menjadi salah satu aspek penting untuk mendorong penggunaan sepeda pada kegiatan sehari-hari,” ujar Menhub.

Fasilitas antar moda transportasi yang terintegrasi dianggap menjadi aspek penting untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan sepeda, baik untuk berolahraga di akhir pekan ataupun untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari.

Baca juga : Hati-hati! Mulai Pagi Ini, Jasa Marga Kembali Lakukan Pekerjaan Pemeliharaan dan Rekonstruksi di Tol Japek

Seperti diketahui, Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan Peraturan Menhub Nomor 59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan yang telah diterbitkan pada 25 Agustus 2020 lalu yang mengatur beberapa hal yang dipersyaratkan untuk menjaga keselamatan para pesepeda seperti memiliki spakbor, bel, rem, lampu, alat pemantul cahaya berwarna merah, alat pemantul cahaya berwarna putih atau kuning dan pedal.

Selain mengatur masalah persyaratan keselamatan, aturan ini juga mengatur soal fasilitas pendukung dan fasilitas parkir umum bagi sepeda.

Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Darat telah berkoordinasi dengan seluruh gubernur dan kantor-kantor untuk menyiapkan beberapa fasilitas pendukung bagi pesepeda hingga tingkat kota kabupaten, untuk secara bertahap menyiapkan infrastruktur bagi pesepeda guna menjamin keselamatan bersepeda.

Seperti misalnya, menyediakan fasilitas parkir (area parkir dan alat untuk parkir sepeda) di lokasi seperti : simpul transportasi, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, sekolah, tempat ibadah dan lain lain, yang lokasinya mudah dijangkau agar semakin mendorong minat masyarakat untuk tidak hanya menggunakan sepeda saat berolahraga, tetapi juga untuk aktivitas sehari-hari.

Kementerian Perhubungan terus gencar mensosialisasikan aturan keselamatan pesepeda di jalan, termasuk gerakan peduli kesehatan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci Tangan). Hal itu untuk mewujudkan bersepeda yang berkeselamatan dan sehat di tengah pandemi Covid-19, serta untuk mewujudkan kota yang ramah sepeda.

 

(Denny)

Share :

3 Fitur Baru Daihatsu Terios, Simak Keunggulannya

Penyematan fitur Eco Idle pada Terios mampu menghemat bahan bakar hingga 10%.

Read More
BBM Kendaraan Euro 4 Siap, Berikut Keunggulan Pertamina Dex 50 PPM

Produk Pertamina Dex Sulfur 50 PPM baru tersedia di Integrated Terminal Jakarta-Plumpang

Read More
Bluebird Bagikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Pengemudi dan Karyawan

Di tahun ini Bluebird menyerahkan beasiswa kepada 872 anak pengemudi dan karyawan

Read More
honda

Terkini

Terpopuler