Jakarta, MobilKomersial.com - Volvo Trucks akan menjual line up lengkap truk listrik dan truk heavy duty di Eropa mulai tahun 2021 mendatang.

Mengutip dari reuters.com yang diambil dari pernyataan resmi Volvo pada Kamis (5/11) lalu, perusahaan otomotif asal Swedia tersebut, saat ini tengah menjalankan pengujian truk listrik tugas berat Volvo FH, Volvo FM, dan Volvo FMX.

Rangkaian truk tersebut rencananya akan digunakan untuk transportasi regional dan operasi konstruksi perkotaan di Eropa. 

Truk-truk ini akan memiliki berat kombinasi bruto hingga 44 ton dan tergantung pada konfigurasi baterai, jangkauannnya bisa mencapa 300 km.

Volvo menyebut, penjualan akan dimulai pada 2021 dan volume produksi akan dimulai pada 2022. 

Baca juga : Volvo Trucks Bersama Mitranya Akan Kembangkan Sistem Pengisian Daya Truk Listrik

Ini berarti bahwa mulai 2021 dan seterusnya Volvo Trucks akan menjual rangkaian lengkap truk baterai-listrik di Eropa untuk distribusi, sampah, transportasi regional, dan operasi konstruksi perkotaan.

"Dengan meningkatkan jumlah truk listrik tugas berat secara cepat, kami ingin membantu para pelanggan dan membawa merekauntuk mencapai tujuan keberlanjutan yang ambisius. Kami bertekad untuk terus mendorong industri kami menuju masa depan yang berkelanjutan," kata Roger Alm, Presiden Volvo Trucks.

Volvo Trucks mulai memproduksi Volvo FL Electric dan Volvo FE Electric pada tahun 2019, yang merupakan truk listrik untuk distribusi kota, terutama di Eropa. 

Sementara, di Amerika Utara, penjualan Volvo VNR Electric, truk pengangkut regional, akan dimulai pada 3 Desember 2020.

Share :

KNKT Soroti Kasus Kecelakaan Akibat Truk Over Load

”Dulu, ODOL lama dibiarkan tanpa penindakan, jadi kalau sekarang ingin memberantas ya perlu waktu. Apapun statistiknya, kecelakaan akibat ODOL cukup meningkat. Pemerintah sedang menggalakkan operasi ODOL saat ini.

Read More
Maung Pindad Siap Dibuat Versi Sipil, Harganya Rp 600 Jutaan

Maung sendiri merupakan kendaraan taktis ringan (rantis) yang dirancang sejak 2018 untuk keperluan militer dengan spesifikasi pertempuran jarak dekat.

Read More
Aptrindo: Dishub Wajib Tilang Pengguna Tanduk Truk

Wakil Ketua II DPP Aptrindo Sugi Purnoto menyayangkan pembiaran pengguna tanduk kendaraan. Menurut dia, penggunaan tanduk juga masuk dalam kategori overdimensi karena ditambahkan usai kendaraan di-KIR.

Read More