Jakarta, MobilKomersial.com – Penurunan penjualan kendaraan di masa pandemi Covid-19, membuat industri pelumas kendaraan ikut lesu.

Asosiasi Perhimpunan Distributor, Importir, dan Produsen Pelumas Indonesia (PERDIPPI) menyebutkan bahwa, permintaan pelumas di 2020 ikut menurun akibat penurunan penjualan kendaraan. 

Ketua Dewan Penasihat Perdippi, Paul Toar berharap, industri pelumas dapat meningkat di tahun 2021. Menurut Paul, selama pandemi belum berakhir dan ekonomi nasional masih buruk, industri pelumas tidak akan pernah meningkat. 

”Sebenarnya yang paling perlu diwaspadai adalah 10-20 tahun mendatang ketika tren elektrifikasi kendaraan sepenuhnya tiba di Indonesia. Ketika kendaraan berbahan bakar sudah digantikan oleh kendaraan listrik maka akan terjadi penurunan penjualan pelumas yang drastis, terutama untuk kendaraan,” ungkap Paul kepada MobilKomersial.com, Kamis (21/1/2021). 

Menurut Paul, dalam konteks kendaraan, kebutuhan terbesar dari pelumas kendaraan ada di mesin kendaraan. Sedangkan untuk pelumas rem, kata Paul, kebutuhannya tidak akan besar. 

Paul juga menuturkan, seiring waktu, elektrifikasi tidak hanya akan ada di kendaraan pribadi tapi juga merambah ke bis dan truk. Meski demikian, proses elektrifikasi di Indonesia masih cukup lama. 

”Di Norwegia sudah ada larangan produksi mobil berbahan bakar dan Indonesia saya kira cukup lama. Meski nantinya kebutuhan untuk kendaraan akan menurun, tapi pelumas tidak akan terhapus sama sekali karena masih tetap dibutuhkan di industri manufaktur,” tutup Paul. 

 

 (Denny)

Share :

Komitmen Beri Perawatan Berkualitas, Bengkel Wealthy Pakai Radiator Coolant Terbaik

Wealthy Service Center hanya pergunakan produk-produk berkualitas untuk menrawat mobil konsumen.

Read More
V-Kool Buka Diler PPF Prestige Auto Detaile di Tangerang

PT V-Kool Indo Lestari resmi membuka diler kaca film dan PPF terbarunya, Prestige Auto Detailer (PAD) di kawasan Alam Sutera.

Read More
Inilah Deretan Pelek HRS Wheel yang Siap Percantik Mobil Keluaran Terbaru

Beberapa waktu lalu, sederet mobil-mobil baru dirilis ke pasaran. Peluncuran ini disambut baik oleh industri-industri aftermarket.

Read More