Jakarta, MobilKomersial.com – Komitmen Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempercepat pengembangan kendaraan listrik di Indonesia diwujudkan dengan menggandeng perguruan tinggi negeri asal Inggris Nottingham University. Dasar dari kerja sama ini adalah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Program Percepatan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai. 

“Saya mendukung penuh kerja sama yang dilakukan dengan salah satu perguruan tinggi di negara maju. Hal ini perlu dilakukan dalam upaya kita melakukan percepatan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat menghadiri Webinar bertema “Kendaraan Listrik Yang Lebih Aman” yang diselenggarakan oleh BPSDMP bekerja sama dengan Nottingham University, Jumat (30/7/2021).

Kerja sama yang telah dimulai sejak 6 Mei 2021 ini direalisasikan di Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) di mana lembaga pendidikan ini di bawah pengelolaan Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP). Kemenhub bersama Nottingham University telah mengadakan Focus Group Disscusion (FGD) tentang kendaraan listrik yang lebih aman.

Baca juga: Kemenhub Klaim Jumlah Penumpang Angkutan Darat Menurun 30-86% Selama PPKM Darurat

”Dari FGD tersebut telah dihasilkan policy brief mengenai kendaraan listrik yang meliputi pentingnya komponen baterai, sistem dan standar pengisian baterai, persyaratan teknis dan laik jalan, peraturan, kompetensi pemeriksa, daur ulang baterai atau sistem pengelolaan limbah dan penanganan dan mitigasi kecelakaan kendaraan listrik,” jelasnya.

Menhub mengungkapkan, pengembangan kendaraan listrik harus dilakukan dengan pertimbangan yang cermat dan rinci, dengan jangka waktu yang telah ditetapkan. Karena, menurut dia, masih ada beberapa komponen dan sistem pada kendaraan listrik berpotensi menimbulkan risiko kebakaran dan kecelakaan.

Baca juga: Tiga Strategi Kemenhub Turunkan Emisi Kendaraan di Indonesia

Lebih lanjut Menhub menjelaskan pentingnya SDM yang kompeten di bidang transportasi, khususnya di bidang transportasi darat, untuk memastikan bahwa setiap kendaraan listrik yang dioperasikan di jalan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

”Sementara pengembangan kendaraan listrik terus diproses, pemerintah juga mulai merumuskan regulasi terkait dan sekaligus lembaga pendidikan juga bisa menyiapkan sistem pelatihannya,” ucap Menhub.

Share :

Hino Insurance, Cara HMSI Berikan Total Support Ekstra Proteksi Untuk Truk dan Bus

peluncuran ini digadang untuk membalas 40 tahun kepercayaan Hino loyal customer. Melalui Hino Insurance ini, pihaknya mengklaim akan memberikan layanan Total Support yang extra proteksi.

Read More
UD Trucks Beri Edukasi Pengemudi di GIIAS 2022, Wujudkan Kunci Sukses Transportasi Komersial

Program edukasi atau pelatihan pengemudi yang hadir di GIIAS 2022 ini diikuti oleh sekitar 35 pengemudi armada UD Trucks yang berasal dari beberapa bisnis yang dijalankan oleh para konsumen setianya.

Read More
Dari Euro 4 Hingga Elektrik, KTB Pamer Truk dan Bus Ramah Lingkungan di GIIAS 2022

Adapun line-up produk kendaraannya yang hadir di GIIAS 2022, antara lain, 3 unit Fuso bersertifikasi Euro 4 dan truk tugas ringan (light duty) bertenaga listriknya yaitu, Fuso eCanter. Truk listrik itu juga bisa dirasakan melalui test-ride.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler