Jakarta, MobilKomersial.com – Seiring dengan kampanye peralihan dari kendaraan berbahan bakar menuju kendaraan listrik, Mitsubishi Outlander PHEV hadir dan memberi warna di industri otomotif tanah air dengan teknologi plug-in hybrid (PHEV). Hal ini dibuktikan dengan eksistensi kendaraan ini untuk kebutuhan rumah tangga dan juga keperluan tanggap bencana.

Berkat dari adanya teknologi Super All Wheel Control (S-AWC), Mitsubishi Outlander PHEV mampu menghadirkan pengendalian berkendara yang bisa diprediksi. Kendaraan ini juga memiliki performa maksimal saat kecepatan tinggi. Teknologi S-AWC ini terintegrasi dengan semua sensor di mobil, seperti Anti-lock Braking System (ABS), Active Yaw Control (AYC), Active Stability Control (ASC) dengan Traction Control (TC).

Teknologi ini merupakan pengembangan dari teknologi AWC. Di sini Mitsubishi menyempurnakan sistem penggerak dengan fitur integrated vehicle dynamic control system. Berkat teknologi ini, perilaku mobil dapat dikenali secara otomatis sehingga memudahkan pengendalian kendaraan di semua kondisi jalan. 

Baca juga: MMKSI Akan Siapkan 14 'Charging Station' untuk Outlander PHEV

Fitur S-AWC ini pertama kali diperkenalkan pada model Mitsubishi Lancer Evolution IV. Sejak saat itu teknologi S-AWC semakin berkembang hingga sekarang digunakan pada Outlander PHEV yang memiliki spesifikasi sebagai SUV 4WD berbasis mobil listrik dengan teknologi plug in hybrid (PHEV).

Teknologi S-AWC pada Outlander PHEV memiliki fungsi untuk mengontrol Twin Motor 4WD dan AYC secara terintegrasi. S-AWC akan mengontrol distribusi tenaga mesin dari keempat roda Outlander PHEV secara individu, antara depan dan belakang serta kanan dan kiri. Hal ini membuat masing-masing roda dapat dikendalikan di semua kondisi jalan tanpa khawatir salah satu roda kehilangan traksi, selain itu, S-AWC juga mengontrol distribusi pembagian tenaga pada baterai dengan baik.

Mitsubishi Outlander PHEV merupakan SUV dengan 5 seat dan memiliki panjang 4694 mm, lebar 1800 mm, wheelbase 2670 mm serta ground clearance 185 mm. Mobil ini memiliki pilihan tiga mode berkendara yakni EV Drive Mode, Series Hybrid Mode, serta Parallel Hybrid Mode. Kendaraan ini menggunakan mesin bensin berkapasitas 2399 cc dengan model atkinson cycle, motor listrik, dan baterai. Tenaga yang mampu dihasilkan oleh kendaraan ini adalah 99 kW atau 132 HP dengan torsi maksimal 211 Nm. 

Share :

Polaris Luncurkan Mid-Size Pro XD UTV, Jadi Alternatif Truk di Lokasi Konstruksi

sebagai alternatif berbiaya lebih rendah daripada truk atau van untuk bergerak di sekitar lokasi kerja

Read More
Transjakarta Siapkan 10 Unit Bus Low-Entry Untuk Kepulangan Seluruh Kontigen DKI PON Papua 2021

Transjakarta fasilitasi para atlet kontingen DKI Jakarta yang telah dan akan kembali ke Ibukota selama periode 13-17 Oktober 2021

Read More
Penerbangan Internasional Kembali Dibuka, Damri Batam Siapkan Bus Untuk Karantina di Hotel

Damri Siapkan Armada Transportasi di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam

Read More
honda

Terkini

Terpopuler