Jakarta, MobilKomersial.com - Diperpanjangnya masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa Bali hingga 18 Oktober 2021 telah memukul perekenomian berbagai sektor di Tanah Air, termasuk industri transportasi darat.

Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang jasa transportasi, Damri optimis tetap bertahan di tengah pandemi dengan terus memberikan pelayanan terbaik, salah satunya dengan mengembangkan inovasi berbasis digital.

Baca Juga: Damri Siap Antar Pelanggan Keliling Dieng-Yogyakarta, Segini Tarifnya

Di masa PPKM ini, Damri menetapkan syarat perjalanan darat untuk Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) yaitu menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan hasil negatif Rapid Test PCR 2x24 jam atau Antigen 1x24 jam sebelum keberangkatan. Sementara untuk pelanggan dengan kondisi penyakit khusus/komorbid sehingga belum dapat divaksin, dapat melampirkan Surat Keterangan dari Rumah Sakit Pemerintah.

Selanjutnya, pelanggan Damri yang ingin bepergian melalui Angkutan Bandara dan Angkutan Kota/Aglomerasi cukup dengan menunjukkan kartu vaksin yang dapat diperoleh pada Aplikasi PeduliLindungi maupun hasil cetak.

Melalui laman resminya, Rabu (13/10/2021), Damri menghimbau kepada pelanggan untuk melakukan pemesanan tiket melalui online. Damri telah mengembangkan aplikasi Damri Apps dan website tiket.damri.co.id yang memudahkan pelanggan untuk mengecek jadwal keberangkatan hingga pembelian tiket melalui telepon pintar.

Khusus Aplikasi Damri Apps sementara hanya dapat diakses oleh pengguna Android, namun kedepannya Damri Apps akan segera hadir untuk pengguna iOS.

Tidak hanya dinilai lebih nyaman dan mudah, transaksi digital pun dipilih karena menawarkan keamanan, khususnya di era pandemi untuk meminimalkan penyebaran virus melalui penggunaan uang kertas yang memerlukan kontak langsung dengan individu lain.

Baca Juga: Komitmen Damri Dukung Industri Pariwisata di Mandalika

Namun, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses untuk pembelian online, dapat langsung mengunjungi loket resmi Damri terdekat.

Selain itu, adanya persaingan yang ketat di industri 4.0, membuat Damri fokus pada sistem perlindungan pembayaran 100% aman, Damri selalu memperhatikan keamanan transaksi dengan menggunakan RapidSSL untuk mengamankan jaringan dan melindungi akses pelanggan dari pihak yang tidak berkepentingan.

Beragam pilihan metode pembayaran tersebut diantaranya pembayaran dengan kartu debit atau kredit, LinkAja, Gopay, OVO, Dana, ShopeePay, Alfamart, Indomart, atau Virtual Account maupun transfer bank.

Adapun DAMRI sejak pekan lalu telah mengimbau kepada pelanggan agar mengunduh Aplikasi PeduliLindungi dan memastikan data vaksin telah tersedia. Dengan adanya penerapan tersebut, verifikasi dan validasi dokumen kesehatan akan menjadi lebih optimal, sehingga potensi penyebaran virus Covid-19 di sektor transportasi dapat terminimalisir.

Damri berharap agar pelanggan juga akan merasa lebih aman, nyaman, dan sehat menggunakan transportasi angkutan bus selama masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: Naik Damri Rute Bandara Soekarno-Hatta Cukup Bayar Rp 100 - Botani Square, Berikut Ketentuannya

Share :

Kerjasama Mercedes-Benz dan Factorial Kembangkan Teknologi Baterai Solid-State

Tujuan lain dari kemitraan ini adalah untuk memulai dengan sel dan memperluas pengembangan untuk memasukkan seluruh modul dan integrasi ke dalam baterai kendaraan.

Read More
Hankook Lakukan Road Show dengan Truk Hyundai Xcient Fuel Cell Bertenaga Hidrogen

Hankook menetapkan target yang jelas seperti menggunakan 100 persen bahan baku berkelanjutan pada tahun 2050 dan mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 50 persen dibandingkan tahun 2018, sebagaimana disebutkan dalam laporan ESG produsen ban.

Read More
'Taksi Terbang' EHang 216 Mengudara di Langit Bali

menjadi AAV tingkat penumpang pertama di Indonesia yang disetujui untuk demo penerbangan transportasi nirawak

Read More
honda

Terkini

Terpopuler