Jakarta, MobilKomersial.com - Terkait insiden kecelakaan dua armadanya, PT. Transportasi Jakarta (Transjakarta) langsung melakukan evaluasi mendalam, baik ke dalam maupun keluar terhadap mitra operator bus Bianglala Metropolitan (BMP).

Dalam musibah tersebut, kedua bus yang mengalami kecelakaan di jalan MT Haryono, Jakarta Timur adalah milik BMP selaku operator.

Prasetia Budi, selaku Direktur Operasional PT Transjakarta menyampaikan, hal ini sebagai tindaklanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar hal serupa tidak terjadi di kemudian hari.

Adapun, sebelumnya perusahaan bersama seluruh operator yang bekerjasama memiliki agenda pengarahan secara rutin. Selama pandemi kegiatan tersebut dilakukan setiap 3 (tiga) bulan sekali, namun ke depannya akan dilakukan dengan lebih rutin lagi.

Baca Juga: Insiden Tabrakan Dua Armada, Transjakarta Kerahkan Pendampingan Maksimal Untuk Pelanggan

“Kami akan memperketat lagi kegiatan evaluasi dan pembinaan kepada operator. Hal ini sebagai salah satu langkah dan upaya yang kami lakukan, sesuai arahan pak Gubernur untuk meminimalisir kejadian seperti ini tidak terulang kembali ke depannya,” ujar Prasetia melallui siaran persnya, Rabu (27/10/2021).

Dalam setiap pertemuan kata Prasetia, Manajemen Transjakarta bersama para operator bersama-sama membahas terkait upaya meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan selama bus beroperasi dan melayani pelanggan.

Hal ini ditujukan agar baik operator maupun para pramudi bisa mendapatkan pembekalan maksimal ketika sedang melakukan pelayanan bagi masyarakat.

“Kami berharap, para operator bisa menerapkan apa yang sudah didapatkan dalam setiap arahan dengan baik dan semaksimal mungkin saat berada di lapangan,” katanya.

Baca Juga: PPKM Level 2, Transjakarta Mulai Terapkan Kapasitas Angkut Penumpang 100 Persen

Selanjutnya, terkait kecelakaan kemarin, sampai saat ini Transjakarta masih terus menunggu hasil investigasi dari pihak yang berwajib. Transjakarta siap mengikuti segala proses yang berlangsung terkait insiden kemarin.

Sementara selain pendampingan pada proses perawatan, Transjakarta juga membiayai perawatan serta akan memberikan santunan kepada seluruh pelanggan terimbas baik yang meninggal maupun yang mengalami luka ringan dan berat.

“Sebagai itikad baik, Transjakarta akan kooperatif dalam setiap proses investigasi. Kami siap mengevaluasi untuk meningkatkan kualitas serta memberi pelayanan terbaik kepada pelanggan,” imbuhnya.

Share :

Gandeng OMB Saleri, Bosch Siap Produksi Komponen Sistem Tangki Hidrogen Kendaraan

Bosch dan OMB Saleri berharap bahwa kemitraan yang mereka lakukan sekarang untuk komponen sistem pengisian bahan bakar hidrogen akan memperluas posisi pasar mereka di sektor hidrogen.

Read More
Raih Indonesia Best Brand Award, Presiden Bridgestone: Kado Terbaik di Tahun 2021

Penghargaan kepada Bridgestone sebagai Indonesia Best Brand Award adalah kado terbaik buat kami untuk menutup tahun 2021.

Read More
Stop Produksi Karimun Wagon R, Suzuki Fokus Kembangkan Kendaraan Hybrid

Komitmen untuk mengembangkan kendaraan ramah lingkungan ini mengharuskan perusahaan mengalihkan prioritasnya. Sehingga dengan adanya kendaraan elektrifikasi akan berdampak terhadap berhentinya produksi salah satu kendaraan konvensional legendaris Suzuki,

Read More
honda

Terkini

Terpopuler