MobilKomersial.com - Sepanjang Januari-Desember 2021, Indonesia memang kedatangan beragam mobil baru. Namun disisi lain, tahun 2021 juga menjadi akhir hidup beberapa mobil alias tidak diproduksi lagi untuk pasar di Indonesia.

Mobil-mobil tersebut terpaksa disuntin mati oleh pabrikan dengan beberapa alasan. Mulai dari menurunnya permintaan hingga pamit dengan alasan mesin yang tak lagi sesuai dengan standar emisi yang akan diberlakukan.

Dalam jurnal MobilKomersial.com terdapat enam model dari beragam pabrikan yang disuntik mati atau distop penjualannya di sepanjang Januari-Desember 2021. Berikut ini mobil yang stop produksi pada tahun 2021.

Baca Juga: Ini Deretan MPV Terbaru yang Meluncur di Sepanjang Tahun 2021

1. Mitsubishi Outlander Sport

Pada awal tahun 2021 tepatnya pada bulan Februari, PT Mitsubishi Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) telah mengumumkan terkait nasib Outlander Sport yang tak lagi dipasarkan sebagai SUV kompak di Indonesia. SUV tersebut juga sudah tidak tampak lagi di katalog situs resmi Mitsubishi Indonesia.

Sejak pertama kali mengaspal di Indonesia pada tahun 2012, Mitsubishi tercatat bisa mendistribusikan Outlander Sport sebanyak 5.118 unit. Namun penurunan dirasakan pada tahun 2013 dengan 4.706 unit Outlander Sport yang dikirim ke dealer.

Meski beberapa penyegaran sudah digencarkan oleh pabrikan pada 2013 dan 2017, pencetus SUV kompak di Indonesia tersebut sulit untuk diterima dipasar.

Baca Juga: Mengupas Keunggulan Teknologi Mitsubishi Outlander PHEV

Menurut data Gaikindo, produksi Outlander Sport harus dihentikan pada Agustus 2018. Dengan itu, jaringan penjualan fokus pada penghabisan model hingga awal 2021.

2. Isuzu Panther

Meski selama tiga dekade, Isuzu Panther sudah terjual 433.117 unit termasuk varian minibus dan pikap, belakangan ini pabrikan tengah fokus ke kendaraan komersial seperti D-Max, Traga, dan Giga, serta segmen penumpang MU-X.

Hal tersebut dilakukan dengan alasan bahwa penjualan Isuzu Panther semakin menurun dengan kehadirannya produk-produk anyar dari Isuzu dan berbagai brand otomotif di Indonesia.

Baca Juga: Intip Resep Rahasia Ketangguhan Mesin Isuzu

Sejak kehadirannya di Indonesia pada tahun 1991, Isuzu Panther telah mengalami 4 kali perubahan tampilan agar tetap kompetitif. Panther tercatat dipermak pada tahun 2013.

Tepat memasuki umur ke 30 Tahun, Isuzu menyuntik mati Panther. MPV ini terpaksa disudahi eksistensinya pada Februari 2021.

Walau dijuluki sebagai "Rajanya Diesel", salah satu alasan dihentikannya produksi Isuzu Panther lantaran tidak memenuhi standar emisi Euro 4 yang akan diberlakukan serta  modelnya yang terbilang lawas, sehingga kalah saing dari model terbaru juga jadi penyebabnya.

3. Nissan Terra

Mobil lain yang suntik mati datang dari pabrikan Nissan. Nissan Terra, SUV penantang Fortuner dan Pajero Sport tersebut tidak lagi terpampang di situs resmi. Menghilangnya Terra dari situs resmi sudah terlihat sejak Februari 2021.

Baca Juga: Dibanderol Rp 649 Juta, Mobil Listrik Nissan Leaf Sudah Bisa Dipesan

Berumur 2,5 Tahun sejak peluncurannya pada Agustus 2018, mobil yang diharapkan Nissan untuk bersaing di kelas SUV terpaksa harus pamit dengan alasan rendahnya permintaan.

Mengutip Gaikindo, penjualan Nissan Terra tak sebanding dengan para pesaingnya. Dengan itu, pihak Nissan memutuskan untuk menghabiskan stok pada pertengahan lalu bahkan dengan diskon hingga ratusan juta rupiah.

4. Honda Jazz

Walaupun sempat menduduki peringkat teratas di segmen hatchback, Honda Jazz kini tak lagi terpampang dalam situs resmi Honda.

Mobil yang banyak diminati oleh kalangan anak-anak muda tersebut telah disuntik mati oleh pabrikan. PT Honda Prospect Motor telah sepakat untuk menggantikan peran Honda Jazz dengan Honda City Hatchback sejak Oktober 2021.

Di tahun pertamanya, penjualan Honda Jazz tercatat sebanyak 24.844 unit. Kemudian naik lagi pada 2005 dengan catatan penjualan sebanyak 32.241 unit.

Baca Juga: Honda All New BR-V Resmi Produksi Massal, Segini Harganya

Namun pada tiga tahun terakhir, penjualan Honda Jazz turun terus. Pada tahun 2018, Honda mencatat penjualan Jazz sebanyak 14.270 unit, tahun 2019 12.168 unit dan tahun 2020 5.422 unit.

Hal itu diklaim dengan alasan bahwa Honda Jazz baru yang meluncur di Jepang dinilai tidak sesuai selera konsumen nusantara. Pasar kemungkinan mulai jenuh terhadap model Jazz yang tidak mengalami perubahan signifikan.

Selain itu Honda juga mengklaim bahwa  penerimaan Honda Jazz cenderung berkurang, sehingga perlu ada stimulus supaya segmen ini tetap bergairah dengan meluncurkan penggantinya Honda City Hatchback sebagai penantang Toyota Yaris.

5. Suzuki Karimun Wagon R

Masuk daftar terakhir, Suzuki juga turut menyuntik mati mobil LCGC nya, Karimun Wagon R untuk tidak diproduki lagi untuk pasar Tanah Air.

Sejak pertama kali di luncurkan pada tahun 2013 sebagai pesaing Ayla dan Brio, di tahun pertamanya itu, Suzuki hanya melepas 4.705 unit. Kemudian di tahun keduanya, 2014, penjualan Suzuki Karimun Wagon R tercatat hanya 17.068 unit di saat kompetitornya sudah di atas 20.000 unit, bahkan sampai 67 ribu unit.

Meski penjualan Karimun Wagon R sempat melonjak di tahun 2015. selang setahun kemudian pada tahun 2016 hingga seterusnya, Karimun Wagon R terus menerus mengalami penurunan.

Baca Juga: Stop Produksi Karimun Wagon R, Suzuki Fokus Kembangkan Kendaraan Hybrid

Tahun 2019 pun penjualan Suzuki Karimun Wagon R kembali turun menjadi 4.148. Kemudian di tahun 2020, dengan pengaruh pandemi COVID-19, penjualan Karimun Wagon R turun drastis menjadi hanya 1.591 unit. Kini, di tahun 2021 sampai dengan bulan September, Suzuki baru melepas 1.772 unit Karimun Wagon R.

Selain itu, pihak Suzuki juga mengklaim bahwa pemberhentian produksi Karimun Wagon R juga terjadi karna alasan pabrkan harus mengalihkan prioritasnya untuk memproduksi mobil berbasis listrik.

“Kami sedang bersiap untuk mengenalkan kendaraan elektrifikasi kepada masyarakat. Namun, kami juga harus jeli melihat daya beli masyarakat Indonesia secara umum saat ini. Untuk itu, dengan berbagai pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak, Suzuki akan masuk ke era elektrifikasi melalui teknologi hybrid,” jelas Shodiq Wicaksono selaku Managing Director Suzuki Indonesia beberapa waktu lalu.

6. Honda Civic Hatchback RS

Baru-baru ini tepatnya pada 8 Desember 2021, PT Honda Prospect Motor (HPM) telah mengumumkan bahwa perusahaannya harus merelakan satu model untuk disetop penjualannya. Model tersebut adalah Civic Hatchback RS.

Pihak Honda mengaku bahwa seiring dengan diluncurkannya All New Civic RS, sekarang ini pihaknya tidak lagi melakukan wholesales untuk Hatchback RS.

Baca Juga: Miliki Beragam Fitur Canggih, All New Honda Civic RS Resmi Mengaspal di Indonesia

Wholesales terakhir sudah dilakukan di bulan September. Jadi, meski Oktober dan ke depannya tidak melakukan wholesales lagi, unit Civic Hatchback RS masih ada di retail. Honda masih memiliki 21 unit yang tersebar di seluruh diler di Indonesia.

Penghentian penjualan ini dikarenakan karakter berkendara antara Civic tipe hatchback dengan tipe sedan sangat mirip. Perbedaan hanya pada tampilan fisik, khususnya bagian buritan.

Maka dari itu pabrikan telah menyetop penjualan Civic Hatchback RS dan memfokuskan penjualan City Hatchback RS. Untuk small yang berkarakter sporty, pihaknya fokus pada Brio RS. Sementara pada segmen LMPV, akan difokuskan dengan Mobilio RS.

Baca Juga: Deretan Pikap Terlaris di Sepanjang Tahun 2021

Share :

Tempuh Jarak 475 Km, Generasi Baru Mercedes-Benz eSprinter Siap Dijual Tahun Depan

Berangkat dari Stuttgart ke Munich, Jerman, eSprinter baru ini berhasil berjalan pulang-pergi dengan hanya satu kali pengisian daya baterai listriknya dan menghasilkan konsumsi daya 21,9 kWh per 100 km.

Read More
Wuling Jalin Kerja Sama Dengan Gotion Dalam Memasok Baterai Kendaraan Listrik

Berkerjasama dengan PT Gotion Green Energy Solutions Indonesia (Gotion High-Tech), PT SGMW Motor Indonesia (Wuling) berinovasi dan mengembangkan baterai kendaraan listrik untuk pasar otomotif Indonesia.

Read More
Porsche Kenalkan 911 Dakar, Sportcar Khusus Penakluk Medan Off-Road

Model ini juga merupakan persembahan atas kemenangan pertama secara keseluruhan oleh Porsche dalam reli Paris-Dakar 1984. Kemenangan penting ini juga menandai kehadiran model penggerak all-wheel drive (AWD) pada Porsche 911.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler