Jakarta, MobilKomersial.com - Siapa yang tidak kenal dengan truk legendaris satu ini. Ya, bagi masyarakat Indonesia pasti tidak asing dengan truk berjuluk 'Mercy Bagong', truk pengangkut barang berkepala merah dan selalu berjalan pelan. 

 

Sebutan tersebut mengacu pada bentuknya yang sangat klasik dengan hidungnya yang pesek dan tampak unik. Meski demikian, truk tersebut sangat bandel. Buktinya, meski sudah berusia puluhan tahun truk itu masih terlihat wara-wiri di jalan hingga sekarang.

 

Truk 'Mercy Bagong' memiliki nama asli Mercedes-Benz L Series. Kendaraan pengangkut yang legendaris itu diproduksi mulai tahun 1959 hingga 1995.

 

Baca juga : Kupas Teknologi Truk Listrik Mercedes-Benz

Truk ini dilengkapi mesin diesel 6 silinder direct injection OM352 dengan kapasitas 5.700cc. kapasitasnya 5700 cc dengan tenaga maksimal dari mesin ini adalah 126 hp @2800 rpm, dan torsi maksimal 375 nm @1500 rpm.

 

Pada era 70-80an, truk ini menjadi penguasa jalanan Indonesia bersama Mercy LP 911. 

 

Truk tersebut tidak hanya terkenal di Indonesia. Sekitar 1970 hingga 1980 kendaraan pengangkut tersebut sangat populer di Amerika Serikat, Afrika hingga Timur Tengah.

 

Share :

Ternyata Ini Alasannya DCVI Luncurkan Mercedes-Benz Axor 2528 CH

PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), agen tunggal penjualan resmi kendaraan niaga Mercedes-Benz di Indonesia meluncurkan Mercedes-Benz Axor 2528 CH yang memiliki spesifikasi khusus untuk area off-road dan pertambangan.

Read More
Edukasi Titik Buta Truk Tangki, Pertamina Gelar Safety Riding Siswa SMK di Banten

Kali ini edukasi diberikan kepada sekitar 300 siswa SMKN 4 Pelayaran Cilegon, Tanjung Sekong. Edukasi meliputi pelatihan safety riding dan sosialisasi blind spot atau titik buta di sekitar mobil tangki.

Read More
Hadir di Mining Indonesia 2019, Iveco Bawa Truk Andalan untuk Medan Offroad

Dalam keikusertaannya di pameran yang berlangsung pada 18-21 September 2019 ini, Chakra Jawara membawa empat unit truk andalannya dengan berbagai ukuran dan kegunaan.

Read More